POJOKSATU.id - Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, memberikan apresiasi kepada tim basket Prawira Harum Bandung yang merebut trofi IBL.

Capaian itu cukup istimewa lantaran terjadi setelah 25 tahun lamanya.

"Kami merasa sangat bangga. Terlepas dari orang Bandung asli atau orang luar yang bergabung dalam tim basket ini. Intinya mereka telah membawa nama harum Kota Bandung," ujar Ema di Balai Kota, Selasa 25 Juli 2023.

Baca Juga: Mengulik 3 Fakta Unik Rumah Pengasingan Presiden Soekarno di Sumut, Ada Terowongan 3 KM

Ema berpedan agar para atlet tetap menjaga atmosfir dan membawa Bandung terus juara baik di dalam maupun luar negeri.

Menurutnya, kemenangan tim basket di IBL itu identik dengan slogan Bandung Juara.

"Kami tidak akan pernah lelah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat rasa lelah itu hilang setelah melihat banyaknya prestasi yang dihasilkan," ucapnya.

Baca Juga: Pernah Ditangkap Tahun 2021, Artis Bobby JosephTernyata Sudah Kecanduan Narkoba

Tim Prawira sukses menundukkan Pelita Jaya di pertandingan pertama dengan skor 74-65, di Jakarta.

Di pertandingan kedua di GOR Citra, sempat tertinggal di quarter pertama, tapi kemudian memimpin di 3 kuarter selanjutnya dengan skor akhir 63-58.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Eddy Marwoto, mengaku bangga tim Prawira jadi tim luar Jakarta yang bisa juara.

Baca Juga: Gugatan Panji Gumilang ke Ridwan Kamil, Sebut Gubernur Jabar Tergesa-gesa, In Materil Sebesar Rp 9 Trilliun

"Ini memberikan kehormatan dan kebanggaan bagi Kota Bandung," ungkap Eddy.

Sementara, Direktur Prawira Harum Bandung, Teddy Tjahjono mengungkap ada 5 pemain yang merupakan asli Bandung.

Sedangkan 10 pemain lainnya bukan kelahiran Bandung tapi mengenyam pendidikan di Bandung.

Baca Juga: Videonya Menghindari Anak Kecil Viral, Wonyoung IVE Dapat Kritikan Tajam dari Komunitas Kaum Ibu

"Ini seperti yang kita lakukan di Persib. Kita ingin membawa kebanggaan lokal melalui pemain-pemainnya," tuturnya.

Hal senada juga diungkap Kapten Prawira Harum Bandung, Reza Guntara yang terharu dengan dukungan warga Kota Bandung.

Dimanapun bertanding, suporter dari Bandung selalu mendominasi kursi penonton.

Baca Juga: Saksi Mario Dandy Tak Hadir, Sidang Kasus Penganiayaan David Ozora Terpaksa Ditunda

"Waktu kami main di Solo juga ada suporter yang sengaja benar-benar dari Bandung buat datang nonton ke Solo, terus pulang lagi," ungkap Reza.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan betapa tingginya antusias masyarakat agar Prawira bisa meraih kembali trofi setelah 25 tahun.

"Mereka yang mendukung itu benar-benar dari hati, bahkan ada yang sampai menangis."

"Akhirnya, kita bisa bawa balik trofi buat Kota Bandung setelah 25 tahun," tuturnya.***

Reporter: Arief Pratama