POJOKSATU.id - Pernah melihat kuku berubah menjadi hitam atau muncul bercak gelap setelah jari terbentur?
Kondisi tersebut bisa terjadi karena darah berkumpul di bawah lempeng kuku atau yang dalam istilah medis disebut hematoma subungual.
Cedera dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di bawah kuku pecah.
Darah yang keluar kemudian tertahan di ruang sempit di bawah kuku sehingga tampak sebagai bercak atau garis berwarna merah tua hingga hitam.
Pada kondisi ringan, darah yang terkumpul biasanya akan diserap tubuh secara perlahan.
Warna gelap tersebut kemudian ikut bergeser seiring kuku tumbuh.
Namun, cedera yang lebih berat bisa menimbulkan tekanan cukup besar di bawah kuku.
Akibatnya, jari dapat terasa nyeri, berdenyut, bengkak, atau kuku mengalami kerusakan.
Untuk kondisi ringan, kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan.
Es sebaiknya tidak ditempelkan langsung ke kulit atau kuku yang mengalami cedera. Bungkus terlebih dahulu dengan kain atau handuk tipis.
Posisi jari juga dapat ditinggikan untuk membantu mengurangi pembengkakan, terutama setelah cedera terjadi.
Jika darah yang terkumpul cukup banyak dan menimbulkan tekanan serta nyeri berat, dokter dapat mempertimbangkan prosedur yang disebut nail trephination.
Tindakan ini dilakukan dengan membuat lubang kecil pada kuku agar darah yang terperangkap dapat keluar.
Prosedur tersebut harus dilakukan oleh tenaga medis.
Jangan mencoba melubangi kuku sendiri menggunakan jarum, benda panas, atau alat lainnya karena dapat menyebabkan luka, infeksi, maupun kerusakan pada jaringan di bawah kuku.
Metode lain yang dapat digunakan dokter adalah kauter.
Dengan bantuan alat khusus, dokter membuat lubang pada kuku untuk mengeluarkan darah yang terkumpul.
Pada tindakan tertentu, anestesi lokal dapat diberikan terlebih dahulu.
Setelah penanganan, area kuku perlu dijaga kebersihannya.
Jika menggunakan balutan atau kain kasa, lakukan penggantian secara rutin sesuai petunjuk tenaga medis dan hindari aktivitas yang dapat kembali memberikan tekanan pada kuku.
Lantas, berapa lama darah beku di bawah kuku akan menghilang?
Waktunya dapat berbeda-beda, tergantung tingkat cedera dan kecepatan pertumbuhan kuku.
Darah beku pada kuku tangan umumnya dapat membutuhkan sekitar 2-3 bulan untuk ikut keluar seiring pertumbuhan kuku.
Sementara pada kuku kaki, prosesnya bisa jauh lebih lama, bahkan sekitar 9 bulan.
Yang perlu diperhatikan, kuku menghitam tidak selalu berarti darah beku akibat benturan.
Jika perubahan warna muncul tanpa riwayat cedera, terus melebar, atau disertai keluhan lain, sebaiknya diperiksakan agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.
Begitu pula jika kuku mengalami nyeri hebat, luka terbuka, pembengkakan yang semakin parah, tanda infeksi, atau kuku terlepas dari dasar kuku.
Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan tidak ada cedera yang lebih serius.***




