POJOKSATU.id - Bosan dengan camilan yang itu-itu saja?

Nah, klepon ubi ungu bisa menjadi pilihan menarik untuk teman minum teh atau sajian keluarga di rumah.

Warna ungunya membuat jajanan tradisional ini terlihat lebih menggoda. T

eksturnya kenyal, sementara bagian dalamnya menyimpan gula Jawa yang manis dan lumer ketika digigit.

Bahan utamanya juga cukup sederhana. Ubi ungu kukus menjadi salah satu kunci yang memberikan warna sekaligus cita rasa khas pada klepon.

Untuk membuat sekitar 2 porsi, siapkan 700 gram ubi ungu yang sudah dikukus, 500 gram tepung ketan, 200 gram tepung tapioka, 400–500 ml air, dan 65 ml santan instan.

Siapkan pula 250 gram gula Jawa sebagai bahan isian serta 250 gram kelapa parut yang sudah dikukus.

Kelapa parut sebaiknya dikukus terlebih dahulu bersama daun pandan agar aromanya lebih harum.

Setelah matang, sisihkan untuk digunakan sebagai baluran klepon.

Sementara itu, haluskan ubi ungu yang telah dikukus.

Campurkan dengan tepung ketan, tepung tapioka, santan, lalu tuangkan air secara bertahap.

Jangan langsung memasukkan seluruh air, ya.

Perhatikan tekstur adonan sambil terus diuleni sampai cukup kalis, bisa dipulung, dan tidak mudah menempel di tangan.

Setelah adonan siap, ambil secukupnya lalu pipihkan menggunakan tangan.

Letakkan potongan gula Jawa di bagian tengah.

Kemudian tutup kembali adonan dan bentuk menjadi bulatan.

Pastikan bagian sambungan tertutup rapat.

Langkah ini penting supaya gula Jawa tidak keluar ketika klepon dimasak.

Setelah semua adonan selesai dibentuk, siapkan air untuk merebus. Ada satu hal yang jangan sampai terlewat.

Air jangan digunakan dalam kondisi mendidih bergolak.

Rebus hingga cukup hangat, kemudian masukkan klepon secara perlahan.

Masak sampai bulatan klepon mengapung ke permukaan.

Itu menjadi tanda bahwa klepon sudah matang dan siap diangkat.

Angkat satu per satu, lalu segera gulingkan pada kelapa parut kukus sampai seluruh permukaannya terbalut.

Klepon ubi ungu pun siap disajikan.

Jangan Abaikan Suhu Air Rebusan
Ada alasan kenapa klepon sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke air yang mendidih.

Air yang terlalu panas dapat membuat adonan lebih mudah pecah sehingga gula Jawa di dalamnya bocor keluar.

Jadi, perhatikan suhu air saat memasak.

Dengan langkah yang lebih hati-hati, bentuk klepon bisa tetap cantik dan isian manisnya tersimpan di tengah.

Warna ungu yang cantik, tekstur kenyal, kelapa parut yang gurih, dan gula Jawa yang meleleh membuat camilan sederhana ini punya daya tarik tersendiri.***