POJOKSATU.id - Menjelang libur Lebaran, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital.

Periode liburan yang identik dengan lonjakan transaksi sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk memperoleh data pribadi.

Modus Penipuan Phishing Saat Liburan
Menurut Panji Wasmana, National Technology Officer Microsoft Indonesia, saat transaksi digital meningkat, kewaspadaan pengguna cenderung menurun.

Baca Juga: Masjid Shiratal Mustaqiem Samarinda, Masjid Tertua di Kota Tepian yang Berdiri Sejak 1881

Pelaku kejahatan siber memanfaatkan kondisi ini dengan menyamar sebagai layanan perjalanan populer untuk mencuri data.

Salah satu metode yang tengah marak adalah Clickfix, teknik phishing yang membuat korban memasukkan data login dan captcha palsu.

Tanpa disadari, perangkat korban akan mengunduh malware yang memberi akses ke HP pelaku.

Baca Juga: THR P3K Paruh Waktu Kabupaten Bandung Segera Cair, Bupati Dadang Siapkan Anggaran Rp12 Miliar

Clickfix mulai terdeteksi sejak Februari 2025 dan menyasar wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Cara Melindungi Diri dari Phishing
Panji menekankan pentingnya mengenali pola serangan dan melakukan langkah perlindungan.

Beberapa kiat aman yang bisa diterapkan antara lain:
1. Verifikasi agen perjalanan dan hotel resmi: Pastikan kontak sesuai dengan penyedia layanan resmi.

Baca Juga: Sejarah Universitas Negeri Surabaya: Berawal dari Kursus Guru hingga Menjadi Kampus UNESA yang Terus Berkembang

2. Gunakan jaringan aman: Hindari Wifi publik saat login ke akun pribadi.

3. Periksa alamat email: Waspadai email yang mendesak atau mencurigakan.

4. Hindari klik link mencurigakan: Jika ragu, cek melalui situs resmi penyedia layanan.

Baca Juga: Banyak Guru Belum Tahu! Status 'Dikunci Sudah Terbit SKTP' di Info GTK Bisa Jadi Sinyal TPG Segera Cair, Ini Cara Mengeceknya

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, masyarakat bisa tetap menikmati libur Lebaran tanpa khawatir menjadi korban penipuan digital. ***