POJOKSATU.ID - Menyiapkan menu sahur sering menjadi tantangan tersendiri saat Ramadan.
Waktu yang terbatas, rasa kantuk yang masih berat, hingga kekhawatiran makanan cepat basi membuat banyak orang akhirnya memilih menu instan.
Padahal, ada banyak menu sahur praktis yang bisa disiapkan sejak malam hari dan cukup dihangatkan saat waktu sahur tiba.
Baca Juga: Virgoun Menikah Lagi, Resmi Sunting Lindi Fitriyana dengan Mas Kawin Uang Tunai Rp26.022.026
Konsep meal prep atau menyiapkan makanan lebih awal menjadi solusi cerdas bagi pekerja, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga agar tetap bisa sahur dengan makanan bergizi tanpa harus lama di dapur.
Selain hemat waktu, cara ini juga membantu menjaga pola makan tetap seimbang selama menjalani ibadah puasa.
Berikut ini rekomendasi menu sahur praktis yang bisa dimasak malam hari dan tetap lezat saat dipanaskan kembali.
1. Ayam Suwir Bumbu Kuning
Ayam suwir menjadi salah satu lauk favorit karena tahan lama dan mudah dipadukan dengan berbagai menu.
Cukup tumis ayam yang sudah direbus dengan bumbu kuning seperti bawang putih, bawang merah, kunyit, dan sedikit santan.
Simpan dalam wadah tertutup di kulkas. Saat sahur, Anda tinggal menghangatkannya sebentar.
Ayam suwir bisa bertahan 2–3 hari jika disimpan dengan benar pada suhu dingin.
2. Tumis Tempe Kacang Panjang
Menu sederhana ini kaya protein nabati dan serat.
Tumis tempe yang dipotong kecil bersama kacang panjang, cabai, dan kecap manis. Hindari terlalu banyak air agar tidak cepat basi.
Menu kering seperti ini relatif aman disimpan hingga dua hari di dalam kulkas dan cukup dipanaskan kembali sebelum disantap.
3. Telur Balado atau Telur Pindang
Telur termasuk bahan makanan yang praktis dan mudah diolah.
Anda bisa membuat telur balado dengan sambal yang tidak terlalu berair agar lebih tahan lama.
Selain itu, telur pindang juga bisa menjadi pilihan karena proses perebusannya membuat telur lebih awet.
Saat sahur, cukup panaskan sebentar atau santap dalam suhu ruang.
4. Sup Ayam Sayur Simpel
Sup ayam dengan wortel dan kentang bisa menjadi pilihan sahur yang ringan namun mengenyangkan.
Pastikan sup disimpan dalam wadah tertutup dan dipanaskan hingga mendidih kembali sebelum dikonsumsi.
Menu berkuah memang cenderung lebih cepat basi dibanding lauk kering, namun jika disimpan di kulkas dan dipanaskan dengan benar, sup bisa bertahan 1–2 hari.
5. Perkedel Kentang
Perkedel kentang bisa dibuat dalam jumlah banyak dan disimpan untuk beberapa kali sahur. Simpan dalam wadah kedap udara agar teksturnya tetap baik.
Baca Juga: Sidang GTC Memanas, Kuasa Hukum Tergugat Baru Hadirkan 127 Bukti
Untuk menghangatkannya, Anda bisa menggunakan oven, teflon, atau air fryer agar tidak terlalu berminyak.
6. Ikan Goreng atau Ikan Bakar
Ikan yang digoreng kering cenderung lebih tahan lama dibandingkan yang berkuah. Pilih ikan seperti ikan kembung atau nila yang kaya protein.
Simpan dalam wadah tertutup dan panaskan menggunakan oven atau teflon agar tetap renyah.
7. Orek Tahu Tempe
Orek tahu tempe dengan bumbu kecap menjadi menu klasik yang cocok untuk meal prep Ramadan.
Baca Juga: Bertumbuh di Balik Layar Sebagai Media Social Specialist di PT Pojoksatu Indonesia
Karena teksturnya cenderung kering, lauk ini relatif tahan lama dan tidak mudah basi.
Tambahkan sedikit cabai jika ingin sensasi pedas agar selera makan saat sahur meningkat.
8. Nasi Goreng Frozen Homemade
Anda juga bisa menyiapkan nasi goreng dalam bentuk porsi kecil lalu menyimpannya di freezer. Saat sahur, cukup panaskan kembali menggunakan microwave atau wajan.
Cara ini cocok untuk yang ingin benar-benar praktis tanpa memasak dari nol saat dini hari.
9. Overnight Oat
Bagi yang ingin menu sahur lebih ringan dan sehat, overnight oat bisa menjadi solusi.
Campurkan oat dengan susu rendah lemak, chia seed, dan potongan buah, lalu simpan di kulkas semalaman.
Menu ini tidak perlu dipanaskan dan tetap memberikan energi karena mengandung karbohidrat kompleks yang membuat kenyang lebih lama.
10. Daging Tumis Lada Hitam
Daging tumis lada hitam bisa dimasak dalam jumlah lebih banyak untuk stok dua hari.
Gunakan api sedang dan pastikan daging matang sempurna agar tidak cepat rusak.
Menu tinggi protein ini membantu menjaga energi selama berpuasa.***




