POJOKSATU.ID - Setelah menyantap hidangan sahur puasa ramadhan yang lezat di waktu subuh, godaan terbesar biasanya adalah menarik selimut dan kembali ke alam mimpi.
Rasa kantuk memang sulit dilawan, apalagi kita harus tetap beraktivitas di pagi hari.
Namun, muncul pertanyaan klasik: aman tidak sih bagi kesehatan jika kita langsung tidur setelah sahur?
Baca Juga: Minuman Hangat vs Minuman Dingin: Mana yang Lebih Baik untuk Berbuka?
Yuk, kita bedah dari sisi medis!
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Kita Tidur Setelah Makan?
Secara biologis, tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan.
Saat kita makan, lambung bekerja keras menghancurkan asupan tersebut agar nutrisinya bisa diserap.
Proses ini membutuhkan bantuan gaya gravitasi (posisi tegak) agar makanan tetap berada di tempatnya dan asam lambung tidak naik.
Baca Juga: Rekomendasi Jus Buah Terbaik Saat Sahur Puasa Ramadhan Agar Tubuh Tetap Terhidrasi
Jika Anda langsung berbaring dalam kondisi perut penuh, ada beberapa risiko kesehatan yang mengintai:
1. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Ini adalah masalah yang paling umum. Ketika berbaring, posisi lambung dan kerongkongan menjadi sejajar.
Hal ini memudahkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan, yang menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn), mual, hingga rasa pahit di tenggorokan.
2. Penumpukan Lemak (Kenaikan Berat Badan)
Saat tidur, metabolisme tubuh melambat secara signifikan.
Kalori yang baru saja masuk dari sahur tidak digunakan sebagai energi, melainkan lebih cenderung disimpan oleh tubuh menjadi lemak.
Jadi, jangan heran jika angka timbangan naik meski sedang berpuasa.
Baca Juga: Margonda Jadi Surga Takjil Ramadan, Ini Daftar Lengkap yang Paling Diburu Warga Depok
3. Kualitas Tidur yang Menurun
Perut yang sibuk mencerna makanan berat akan membuat tubuh tetap "terjaga" secara internal.
Akibatnya, tidur Anda mungkin tidak akan nyenyak atau Anda akan bangun dengan perasaan begah dan tidak segar.
Baca Juga: Minuman Hangat vs Minuman Dingin: Mana yang Lebih Baik untuk Berbuka?
Berapa Lama Harus Menunggu?
Para ahli medis menyarankan untuk memberi jeda sekitar 2 hingga 3 jam setelah makan sebelum memutuskan untuk tidur.
Waktu ini cukup bagi lambung untuk mengosongkan sebagian isinya ke usus halus.
Baca Juga: Tragis! Nyawa Polisi Muda Melayang di Lingkungan Asrama, 6 Anggota Diperiksa Dugaan Kekerasan
Jika Anda benar-benar tidak bisa menahan kantuk, cobalah tidur dengan posisi setengah duduk (menggunakan 2-3 bantal tinggi) agar posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut. Ini membantu mencegah asam lambung naik.
Tidur setelah sahur memang nikmat, tapi sangat tidak disarankan secara medis karena risiko gangguan pencernaan dan kenaikan berat badan.
Gunakan waktu setelah sahur untuk produktivitas ringan atau beribadah sebelum memulai aktivitas harian Anda.***




