POJOKSATU.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Muslim mulai mempersiapkan diri tidak hanya secara spiritual, tetapi juga fisik.
Puasa yang dijalani sejak terbit fajar hingga terbenam matahari membutuhkan stamina yang prima agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar.
Salah satu kunci utama menjaga energi selama berpuasa adalah memilih menu sahur yang tepat dan seimbang.
Sahur bukan sekadar rutinitas makan sebelum imsak. Apa yang dikonsumsi saat sahur akan menjadi sumber energi utama tubuh sepanjang hari.
Jika salah memilih makanan, misalnya terlalu banyak mengandung karbohidrat sederhana atau minim protein dan serat, rasa lapar dapat datang lebih cepat dan tubuh terasa lemas bahkan sebelum waktu berbuka tiba.
Karena itu, penting memilih makanan yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama, kaya nutrisi, dan tetap mudah dicerna.
Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta asupan cairan yang cukup menjadi formula ideal agar puasa tetap lancar.
1. Nasi Merah dan Lauk Tinggi Protein
Salah satu pilihan menu sahur yang direkomendasikan adalah nasi merah dengan lauk tinggi protein. Bagi banyak orang Indonesia, sahur terasa belum lengkap tanpa nasi.
Namun, mengganti nasi putih dengan nasi merah bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.
Baca Juga: Vatikan Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Trump, Kardinal Parolin Ungkap Alasannya
Nasi merah memiliki kandungan serat lebih tinggi dan dicerna lebih lambat, sehingga energi dilepaskan secara bertahap dan rasa kenyang bertahan lebih lama.
Agar semakin seimbang, nasi merah sebaiknya dipadukan dengan sumber protein seperti ayam tanpa kulit, telur, ikan, tahu, atau tempe.
Protein berperan penting dalam menjaga massa otot serta membantu mempertahankan rasa kenyang.
Tambahan sayuran seperti bayam, brokoli, atau wortel juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat harian.
2. Sup Kacang Merah dan Sup Ayam
Selain menu berbasis nasi, hidangan berkuah hangat seperti sup kacang merah atau sup ayam juga cocok dijadikan santapan sahur.
Sup kacang merah kaya akan protein nabati dan serat yang membantu memperlambat rasa lapar.
Baca Juga: Tak Hanya TPG, Guru Kini Dibuka Peluang S2 Lewat Beasiswa Australia Awards Garuda
Sementara sup ayam dengan tambahan sayuran dan kentang menyediakan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serta cairan yang membantu menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa.
3. Kurma dan Susu
Kurma dan susu juga menjadi kombinasi sederhana namun efektif untuk sahur.
Kurma mengandung serat alami yang membantu menjaga kestabilan gula darah serta memperlambat proses pencernaan.
Dipadukan dengan segelas susu yang kaya protein dan kalsium, menu ini mampu memberikan energi yang cukup tanpa terasa berat di perut.
Baca Juga: SKTP Februari 2026 Segera Terbit, Guru Diminta Cek Info GTK usai Cut Off 15 Februari
Untuk variasi, kurma dan susu bisa diolah menjadi smoothie dengan tambahan pisang agar lebih mengenyangkan.
4. Greek Yogurt dengan Granola dan Buah
Bagi yang lebih menyukai menu ringan, Greek yogurt dengan granola dan buah dapat menjadi alternatif praktis.
Greek yogurt memiliki kandungan protein lebih tinggi dibanding yogurt biasa, sehingga membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Granola menambah asupan serat, sementara buah-buahan seperti stroberi atau blueberry memberikan vitamin dan antioksidan yang baik untuk daya tahan tubuh.
5. Oatmeal dengan Aneka Topping Sehat
Pilihan lainnya adalah oatmeal dengan aneka topping sehat. Oatmeal dikenal sebagai sumber karbohidrat kompleks dengan kandungan serat larut yang membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah.
Energi pun dilepaskan secara bertahap sehingga tubuh tidak mudah merasa lapar.
Tambahkan topping seperti pisang, almond, madu, atau kismis untuk memperkaya rasa dan nilai gizinya.
Oatmeal juga bisa dicampur dengan susu rendah lemak atau yogurt agar teksturnya lebih lembut dan creamy.
Menentukan menu sahur yang tepat sangat berpengaruh terhadap kelancaran ibadah puasa.
Selain memperhatikan jenis makanan, penting pula untuk menghindari konsumsi berlebihan makanan tinggi gula dan gorengan yang justru dapat memicu rasa haus dan lemas.
Pastikan juga kebutuhan cairan terpenuhi dengan minum air putih yang cukup sebelum imsak.
Dengan perencanaan menu sahur yang tepat dan seimbang, puasa dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bertenaga, pikiran fokus, dan aktivitas tetap produktif.
Ramadan pun bisa dimaksimalkan tidak hanya sebagai momentum peningkatan ibadah, tetapi juga sebagai kesempatan membangun pola makan yang lebih sehat dan teratur.
Untuk informasi lengkap seputar ramadan 2026 bisa kunjungi website ramadhan pojoksatu.id ***




