POJOKSATU.id - Membangun resume profesional kini tidak lagi memakan waktu lama. Melalui Copilot di Microsoft Word, pencari kerja dapat memanfaatkan kecerdasan buatan.

Ini berfungsi untuk membuat resume yang ramah Sistem Pelacakan Pelamar atau Applicant Tracking System (ATS) sekaligus tampil menarik bagi perekrut.

Penggunaan ATS sudah menjadi standar dalam proses rekrutmen modern. Lebih dari 70 persen resume disebut tidak lolos seleksi awal karena tidak sesuai dengan kriteria sistem.

Karena itu, Copilot hadir sebagai solusi untuk membantu menulis resume dengan bahasa yang tepat, terstruktur, dan selaras dengan kebutuhan perusahaan.

Baca Juga: Video Hoaks Kepala BKN Terkait CPNS 2026 Viral, Prof Zudan Tegaskan Cek Sumber Resmi BKN

Langkah awal membuat resume dengan Copilot adalah menentukan format yang paling sesuai, apakah kronologis, fungsional, atau kombinasi.

Setelah itu, pengguna dapat meminta Copilot membuat kerangka resume otomatis berdasarkan posisi yang dilamar.

Kerangka ini kemudian bisa disesuaikan dengan pengalaman, keterampilan, dan gaya bahasa masing-masing pelamar.

Baca Juga: HEBOH! Pesawat Smart Air Hantam Laut Nabire, Semua Penumpang Lolos dari Maut

Copilot juga membantu menyiapkan riwayat karier, mulai dari pendidikan, sertifikasi, pengalaman kerja, hingga keterampilan profesional dan soft skill.

Dengan izin pengguna, Copilot dapat mengekstrak poin-poin penting dari dokumen lama atau proyek sebelumnya untuk dirangkum menjadi deskripsi yang lebih ringkas dan profesional.

Bagian ringkasan profesional menjadi salah satu fokus utama.

Copilot dapat menulis ringkasan dua hingga tiga kalimat yang menyoroti kekuatan utama, pencapaian, serta aspirasi karier.

Baca Juga: Mendikdasmen Tegaskan Guru Honorer Dapat Insentif Rp 400 Ribu per Bulan, Ditransfer Langsung ke Rekening

Pengguna juga dapat menyesuaikan tujuan karier agar selaras dengan posisi yang dituju, terutama bagi pelamar pemula atau mereka yang sedang berganti jalur karier.

Selain itu, Copilot memudahkan personalisasi templat resume.

Pengguna cukup memilih templat yang tersedia di Word, lalu meminta Copilot menulis ulang teks contoh sesuai data pribadi.

Tata letak tetap dipertahankan, sementara isi resume diperbarui secara otomatis.

Agar lebih mudah lolos ATS, Copilot juga dapat merekomendasikan kata kunci yang relevan dengan posisi tertentu.

Baca Juga: BPSDM DKI Jakarta Rilis Agenda Pekan Ini: Fokus pada Monitoring CPNS!

Kata kunci ini bisa ditempatkan pada bagian ringkasan, keterampilan, maupun pengalaman kerja sehingga peluang resume terbaca sistem menjadi lebih besar.

Dalam menyusun bagian keterampilan dan pengalaman kerja, Copilot menyarankan penggunaan kata kerja aktif dan frasa berdampak, seperti “memimpin”, “mengembangkan”, “merancang”, atau “mengoptimalkan”.

Pilihan kata tersebut membuat pencapaian terdengar lebih kuat dan profesional.

Tak hanya resume, Copilot juga dapat membantu membuat surat lamaran yang selaras dengan isi resume.

Baca Juga: Banjir Kiriman Kerap Terjang Pasir Endah, Wali Kota Bandung Bakal Turun Langsung Cek Lokasi

Surat lamaran ini dirancang menonjolkan keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan kebutuhan perusahaan, sehingga meningkatkan peluang mendapatkan panggilan wawancara.

Dengan memanfaatkan Copilot di Microsoft Word, proses membuat resume dan surat lamaran menjadi lebih cepat, efisien, dan terarah.

Teknologi ini membuka peluang bagi siapa pun untuk menampilkan potensi terbaiknya di hadapan perekrut, sekaligus melangkah lebih dekat menuju karier impian. ***