POJOKSATU.id - Liburan sekolah yang bertepatan dengan Tahun Baru sering menjadi masa paling ditunggu anak-anak. Jadwal sekolah berhenti sejenak, alarm pagi tak lagi memburu, dan hari-hari terasa lebih panjang.
Bagi orang tua, momen ini bukan hanya soal mengisi waktu anak, tetapi juga kesempatan berharga untuk hadir lebih dekat dan membangun kebersamaan yang selama ini terpotong rutinitas.
Banyak orang tua merasa bingung harus melakukan apa bersama anak selama libur panjang. Padahal, kegiatan bersama tak harus rumit atau mahal.
Justru aktivitas sederhana yang dilakukan dengan penuh perhatian sering meninggalkan kesan paling dalam bagi anak.
Liburan sekolah menjadi ruang aman untuk memperkuat hubungan, berbagi cerita, dan menciptakan kenangan keluarga.
Berbagai studi terbaru tentang perkembangan anak menegaskan, pengalaman bersama orang tua—terutama yang melibatkan interaksi langsung—berkontribusi besar pada rasa aman, kepercayaan diri, dan kesejahteraan emosional anak.
Karena itu, memilih kegiatan yang tepat selama liburan menjadi langkah penting.
Baca Juga: Poltekpin Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Empat Prodi Baru Siap Sambut 200 Mahasiswa Baru
Tips kegiatan seru yang bisa dilakukan orang tua dan anak saat liburan sekolah dan Tahun Baru
- Memasak dan mencoba resep sederhana bersama
Dapur bisa menjadi ruang belajar yang menyenangkan. Anak dapat dilibatkan sejak memilih menu, menyiapkan bahan, hingga menghias hasil masakan.
Selain melatih kemandirian, kegiatan ini membuka ruang obrolan ringan yang mengalir alami.
- Membuat proyek kreatif di rumah
Menggambar, melukis, membuat kolase foto keluarga, atau kerajinan dari barang bekas bisa menjadi aktivitas yang mempererat kebersamaan.
Proses berkarya bersama lebih penting daripada hasil akhirnya.
- Membaca buku lalu bercerita ulang
Pilih buku sesuai usia anak, baca bergantian, lalu ajak anak menceritakan kembali dengan versinya sendiri.
Aktivitas ini membantu perkembangan bahasa, imajinasi, sekaligus memperkuat ikatan emosional.
- Bermain permainan tradisional atau board game
Permainan sederhana seperti ular tangga, kartu, congklak, atau monopoli mengajarkan anak soal aturan, kerja sama, dan menerima kalah menang dengan sehat. Orang tua pun bisa benar-benar hadir tanpa distraksi gawai.
- Jalan santai atau bersepeda bersama
Tak perlu pergi jauh. Berjalan sore di sekitar rumah, taman, atau area terbuka terdekat bisa menjadi waktu berkualitas untuk berbincang santai sambil menikmati suasana liburan.
- Menulis atau menggambar jurnal liburan
Ajak anak mencatat hal-hal menyenangkan selama libur, bisa dalam bentuk tulisan singkat atau gambar. Orang tua dapat ikut menulis sehingga tercipta aktivitas refleksi bersama yang hangat.
- Menonton film keluarga lalu berdiskusi
Pilih film ramah anak dan tonton bersama. Setelahnya, ajak anak berdiskusi ringan tentang cerita, tokoh favorit, atau pesan yang mereka tangkap. Cara ini melatih empati dan kemampuan berpikir anak.
- Membersihkan dan menata kamar bersama
Kegiatan ini bisa dikemas menyenangkan dengan musik atau tantangan kecil. Anak belajar tanggung jawab, sementara orang tua menunjukkan bahwa bekerja sama bisa terasa ringan.
Baca Juga: Anggaran MBG Rp15 Ribu Dipertanyakan, Emak-Emak Ungkap Isi Makanan Anak Bikin Publik Geram
Liburan sekolah juga kerap diwarnai meningkatnya waktu layar anak.
Dengan menyediakan aktivitas bersama yang menarik, orang tua membantu anak menyeimbangkan waktu digital dengan pengalaman nyata yang lebih bermakna.
Momen Tahun Baru dapat menjadi penutup kegiatan yang hangat.
Orang tua dan anak bisa duduk bersama, mengenang aktivitas favorit selama liburan, lalu menyusun rencana sederhana untuk tahun mendatang.
Baca Juga: THR TPG 100 Persen 2025 Cair Bertahap, Kenapa Masih Banyak Guru Belum Menerima?
Proses ini membuat anak merasa dihargai dan dilibatkan.
Setiap kebersamaan bisa menjadi fondasi kuat bagi hubungan orang tua dan anak di tahun yang baru. ***




