POJOKSATU.id – Rendahnya literasi atau minat baca pada anak di Indonesia menjadi permasalahan yang cukup serius.

UNESCO menyebutkan bahwa Indonesia berada di urutan kedua paling bawah dalam hal literasi dunia, yang artinya bahwa minat membaca di Indonesia masih sangat rendah.

Menurut data UNESCO, minat baca di Indonesia hanya 0,001 persen yang berarti misalkan dari 1.000 penduduk Indonesia, hanya 1 orang yang gemar membaca.

Anak-anak Indonesia, sebagai penerus generasi bangsa diharapkan untuk memiliki minat literasi yang tinggi karena memengaruhi pola pikir dan karakter.

Baca Juga: Siapkan Siswa Masuk Kampus 2026, Ada Try Out Gratis Nih untuk Penerima KJP di Jakarta Timur

Rendahnya tingkat literasi pada anak di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, yakni rendahnya kemampuan kognitif anak, rendahnya minat belajar anak, dan rendahnya motivasi pada anak dalam hal literasi.

Menumbuhkan minat baca pada anak bukanlah suatu hal yang mudah

Di era serba teknologi seperti saat ini, anak-anak cenderung lebih suka memegang gadget daripada memegang buku. Oleh karena itu, di sinilah peran orang tua yang harus ekstra dalam menanamkan budaya literasi pada anak.

Berikut 5 cara yang dapat diterapkan oleh orang tua guna meningkatkan tingkat literasi anak;

1. Orang Tua Harus Menjadi Figur

Anak-anak adalah peniru yang baik bagi orang tuanya. Anak-anak cenderung mengikuti kebiasaan yang sering atau selalu dilakukan oleh orang tuanya.

Baca Juga: Ibu Timothy Anugerah Maafkan Vito dan Eric Gonata Dua Perundung Anaknya, Malah Dijadikan Anak Angkat

Oleh karena itu, jika orang tua menginginkan anak gemar membaca, maka kebiasaan tersebut harus dimulai dari orang tua.

Orang tua harus membiasakan diri dengan membaca buku karena kebiasaan membaca tersebut akan diperhatikan oleh anak.

Jika anak memperhatikan kebiasaan orang tuanya membaca buku, maka anak akan memiliki ketertarikan untuk membaca buku.

2. Datang ke Perpustakaan

Membiasakan hidup anak dengan buku adalah salah satu upaya untuk menunjang anak menjadi gemar membaca buku.

Baca Juga: Ibu Timothy Anugerah Maafkan Vito dan Eric Gonata Dua Perundung Anaknya, Malah Dijadikan Anak Angkat

Bawalah anak-anak ke tempat yang dipenuhi oleh buku, seperti perpustakaan. Hampir setiap kota memiliki perpustakaan daerah atau rumah baca daerah.

Tempat-tempat ini dapat dimanfaatkan sebagai upaya untuk membiasakan anak terhadap buku, sehingga mendorong munculnya ketertarikan anak pada buku.

Perpustakaan daerah bisa dijadikan sebagai destinasi wisata akhir pekan oleh orang tua dan membaca buku bersama-sama di perpustakaan.

Di era saat ini, perpustakaan dapat diakses secara digital. Orang tua dapat memanfaatkan e-book yang terdapat di perpustakaan digital untuk anak daripada anak-anak diberikan game dan sejenisnya.

Baca Juga: Materi Bahasa Indonesia Kelas 9 Kurikulum Merdeka Bab 1, Lengkap Sesuai dengan Capaian dan Tujuan Pembelajaran

3. Membaca Buku Sebelum Tidur

Membiasakan anak membaca buku sebelum tidur sedari mereka dini dapat menumbuhkan ketertarikan anak terhadap buku.

Orang tua dapat membacakan buku pada anak sebelum tidur dengan suara yang keras dan cara menceritakan yang menarik.

Hal ini dapat menunjang penanaman rasa cinta anak pada buku karena anak akan memiliki imajinasi mengenai buku yang diceritakan oleh orang tuanya.

4. Ciptakan Ruang Baca yang Nyaman

Menciptakan ruang baca yang nyaman dan menyenangkan untuk membaca buku menjadi salah satu cara yang ampuh untuk menanamkan rasa cinta anak pada buku.

Baca Juga: Contoh Soal dan Pembahasan Materi Deskripsi Kurikulum Merdeka Kelas 9 Semester 1, Siap Unggul di Ujian Semester Ganjil!

Ketika membaca dalam suasana yang nyaman, anak akan lebih betah untuk membaca dan menghabiskan waktunya untuk membaca buku.

Selain itu, menciptakan ruang baca yang nyaman ini juga dapat bermanfaat bagi orang tua. Orang tua dan anak dapat menghabiskan waktu dengan membaca buku bersama jika terdapat ruang baca yang nyaman.

Ruang baca yang nyaman dapat diciptakan dengan mengisi sudut rumah yang kosong dan meletakkan rak-rak kecil berisi aneka atau koleksi bacaan orang tua dan anak.

5. Bawa Pengalaman Membaca ke Dunia Nyata

Membaca pengalaman membaca ke dunia nyata dapat menjadi salah satu cara yang membuat anak makin bersemangat untuk membaca.

Baca Juga: LPTK PPG Calon Guru 2025 Dipilih Peserta atau Ditentukan Pusat? Begini Penjelasan dari Dirjen GTK!

Membawa pengalaman membaca ke dunia nyata, misalnya anak baru saja menyelesaikan buku bacaan mengenai ensiklopedia hewan, maka ketika akhir pekan, orang tua dapat mengajak anak berwisata ke kebun binatang.

Hal ini dapat menunjang imajinasi dan rasa ingin tahu anak sehingga anak dapat melihat langsung objek yang dibacanya.

Itu adalah 5 cara yang dapat membiasakan anak untuk suka membaca buku.

Orang tua harus ekstra untuk meningkatkan ketertarikan anak terhadap literasi supaya menjadikan anak sebagai pribadi yang berkarakter dan berwawasan luas. ***