POJOKSATU.id, PERPUSTAKAN Taman Ismail Marzuki (TIM) kini menjadi oase literasi di tengah hiruk pikuk Jakarta.

Bagi Ayah Bunda yang ingin menumbuhkan kecintaan membaca pada anak sejak dini, Perpustakaan TIM ini bukan hanya sekadar ruang penuh buku, tapi juga ruang tumbuh bagi imajinasi dan rasa ingin tahu mereka.

Dengan koleksi lengkap, fasilitas ramah anak, dan akses gratis, Perpustakaan TIM menjadi alternatif sehat untuk menjauhkan anak dari layar gadget.

Baca Juga: Bukan Hasil Sendiri, Aset Film Animasi Merah Putih One For All Diduga Dibeli di Marketplace Seharga Ratusan Ribu

Fajrin (34), salah satu pengunjung setia, sudah tiga bulan terakhir rutin mengajak putrinya yang berusia 2,5 tahun ke perpustakaan anak di TIM setiap pekan.

Ia percaya, membiasakan anak berinteraksi dengan buku sejak dini akan berdampak positif pada tumbuh kembangnya.

“Buku-bukunya di sini lengkap, dari balita sampai anak-anak. Kalau libur, anak saya malah minta diajak ke sini,” ujarnya sambil tersenyum, dilansir dari Antara.

Baca Juga: WAJIB TAHU! Cara Cepat Verval Ijazah untuk Pencairan Bantuan Guru PAUD 2025 Untuk Dapat Insentif Rp2,1 Juta

Selain membaca, putrinya kerap memanfaatkan ruang bermain untuk bermain masak-masakan atau belajar menghitung.

Menurut Fajrin, suasana di perpustakaan ini membuat anak belajar tanpa merasa sedang ‘dipaksa’ belajar.

Jarak rumahnya yang berada dekat Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tak menjadi alasan untuk absen ke Jalan Cikini Raya, lokasi Perpustakaan TIM.

Hal serupa dirasakan Avi, warga Jatiwaringin, Bekasi, yang sudah dua bulan ini hampir setiap hari mengajak putrinya berusia 3,5 tahun ke Perpustakaan TIM.

Baca Juga: PG PAUD UMPO Kembangkan Edupreneurship, Dorong Guru Masa Depan Lebih Inovatif

Ia mengaku, kegiatan ini menjadi cara efektif mengalihkan perhatian anak dari gadget.

“Di sini anak bisa baca buku, main, dan habiskan waktu 2-3 jam tanpa bosan. Gratis lagi,” tuturnya.

Literasi yang Tumbuh dari Kebiasaan

Kehadiran Perpustakaan TIM menjadi bukti bahwa literasi anak bisa dibangun lewat kebiasaan sederhana: mengajak mereka ke tempat yang menyenangkan untuk membaca.

Perpustakaan ini memiliki berbagai fasilitas penunjang seperti ruang membaca yang luas, bilik cerita, ruang bermain anak, co-working space, ruang siaran podcast, hingga ruang multifungsi untuk kegiatan kreatif.

Baca Juga: Yuk Kenali Kesehatan Mental Anak: Jenis Gangguannya dan 10 Cara Mudah Menjaganya

Desain interiornya yang artistik dan Instagrammable membuat anak betah berlama-lama, sementara Ayah Bunda bisa mendampingi sambil membaca buku atau bekerja.

Atmosfer ini mendukung terciptanya kebiasaan membaca yang konsisten, bukan sekadar aktivitas sekali-sekali.

Akses Mudah dan Gratis untuk Semua

Berdasarkan informasi resmi, perpustakaan ini buka Senin–Minggu pukul 09.00–22.00 WIB.

Pengunjung cukup mengisi biodata untuk mendapatkan QR Code yang berfungsi sebagai akses meminjam loker, menggunakan Wi-Fi gratis, hingga meminjam buku.

Setiap akun bisa membawa pulang maksimal dua buku dengan waktu peminjaman satu minggu.

Ayah Bunda, membiasakan anak berinteraksi dengan buku bukanlah tugas yang mudah.

Baca Juga: Seru Banget! Anak PAUD Nagan Raya Rayakan HAN 2025 Bareng Bunda PAUD, dari Senam sampai Main Air Damkar

Perlu kesabaran, konsistensi, dan kreativitas agar literasi menjadi bagian dari keseharian mereka.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Perpustakaan TIM memberi ruang untuk itu — tempat di mana membaca menjadi petualangan seru, bukan kewajiban.

Jadi, yuk, mulai akhir pekan ini, ajak si kecil menjelajahi dunia buku dan biarkan imajinasinya terbang tinggi. ***