POJOKSATU.id — 7 Cara Jitu Hadapi Anak Malas Belajar, Orang Tua Wajib Tahu!
Melihat anak malas belajar sering kali membuat orang tua cemas dan bingung.
Tak jarang, solusi instan seperti mendaftarkan anak ke bimbingan belajar menjadi pilihan.
Padahal, belum tentu metode tersebut cocok untuk anak.
Penting bagi orang tua untuk memahami akar masalahnya terlebih dahulu.
Anak yang ogah belajar bukan tanpa alasan.
Bisa jadi ia sedang kesulitan memahami materi, kelelahan, atau tidak nyaman dengan lingkungan belajarnya.
Bahkan, ada anak yang berbohong soal sekolah karena merasa tertekan.
Maka dari itu, orang tua perlu mengenali penyebab anak malas belajar agar dapat memberikan dukungan yang tepat.
Kenapa Anak Malas Belajar? Ini Penyebabnya
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Salurkan Bantuan untuk Perpenka melalui Program TJSL
1. Materi terlalu sulit
Anak bisa jadi menghindari pelajaran yang sulit dimengerti.
Hal ini bisa disebabkan oleh keterbatasan kognitif atau gangguan penglihatan, pendengaran, hingga bicara.
2. Materi terlalu mudah dan membosankan
Sebaliknya, materi yang terlalu mudah justru membuat anak merasa tidak tertantang dan menganggap belajar sebagai aktivitas sia-sia.
3. Kurang minat pada topik pelajaran
Setiap anak memiliki ketertarikan berbeda.
Jika tidak sesuai minatnya, motivasi belajar pun merosot.
Baca Juga: Sayap Ekonom
4. Lingkungan belajar tidak kondusif
Guru yang galak, teman yang suka membully, atau ruang belajar yang tidak nyaman bisa memicu penolakan anak terhadap belajar.
5. Anak kelelahan
Anak dengan jadwal padat tentu butuh istirahat.
Jika terlalu lelah, semangat belajar pun menurun drastis.
6. Banyak gangguan eksternal
Gadget, media sosial, hingga teman bermain adalah pengalih perhatian utama.
Anak belum memiliki kontrol diri yang kuat untuk fokus belajar.
Ini Dia 7 Tips Menghadapi Anak yang Malas Belajar
1. Bangun komunikasi yang terbuka
Tanyakan apa yang anak rasakan dan butuhkan.
Dengarkan keluhannya tanpa menghakimi.
2. Ajak anak menentukan tujuan belajar
Sambungkan antara pelajaran dengan cita-cita atau minatnya agar anak lebih memahami manfaat belajar.
3. Pahami gaya belajar anak
Visual, auditori, atau kinestetik? Cari tahu metode belajar yang paling cocok untuk anakmu.
4. Biarkan anak menyusun sistem belajarnya sendiri
Berikan kepercayaan kepada anak untuk mengatur ruang dan jadwal belajarnya.
Hal ini melatih tanggung jawab.
5. Buat suasana belajar menyenangkan
Belajar tak harus selalu di meja.
Museum, taman, hingga kebun binatang bisa jadi tempat belajar yang seru.
6. Fokus pada proses, bukan hasil
Apresiasi setiap usaha anak.
Jangan hanya mengejar nilai sempurna.
7. Jadilah role model
Tunjukkan bahwa belajar adalah bagian dari kehidupan.
Orang tua bisa mendampingi sambil membaca atau bekerja di dekat anak.
Pada akhirnya, setiap anak memiliki keunikannya masing-masing.
Pendekatan yang tepat, sabar, dan penuh kasih dari orang tua akan membantu anak menemukan semangat belajarnya kembali.
Bila perlu, konsultasikan ke psikolog anak untuk penanganan lebih lanjut.***
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android: https://play.google.com/store/
versid iOS: https://apps.apple.com/app/
Channel Whatsapp: https://www.whatsapp.com/
Fanpage edugov: https://www.facebook.com/




