POJOKSATU.id - Masjid Tiban Malang merupakan salah satu wisata religi di Jawa Timur yang bisa dijadikan referensi untuk tempat wisata bersama keluarga, teman dan kerabat.
Masjid yang terletak di Jalan Wahid Hasyim, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen ini memiliki luas 8 hektar dengan bangunan utama masjid sekitar 1,5 hektar.
Masjid Tiban dikenal luas karena arsitekturnya yang unik.
Bahkan Masjid Tiban tak hanya dikenal di tanah air, tetapi juga sudah sampai ke mancanegara.
Masjid Tiban pada dasarnya adalah sebuah pondok pesantren.
Kisah pembangunannya sempatdiwarnai dari cerita bahwa masjid dengan 10 lantai ini dibangun dengan bantuan jin lantaran proses pembangunan masjid yang dinilai tak terlihat dan berlangsung cepat.
Namun pihak pondok pesantren membantah cerita tersebut, sebab faktanya pembangunan Masjid Tiban telah berlangsung sejak lama, dimulai sejak tahun 1987.
Baca Juga: Lebaran di Rumah Aja? 4 Ide Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan untuk Menikmati Libur Idul Fitri
Catatan pembangunan Masjid Tiban ini berdasarkan hasil istikharah KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh selaku pengasuh pondok pesantren.
Masjid Tiban memiliki keunikan dari segi arsitekturnya. Sekilas Masjid Tiban tampak seperti bangunan dengan gaya Timur Tengah percampuran Turki, India dan Mesir.
Masjid Tiban terdiri dari 10 lantai dan di setiap lantai memiliki fungsi masing-masing.
Lantai satu tempat untuk beristirahat dan musala, sedangkan lantai dua adalah loket, tempat istirahat dan tempat makan serta dapur.
Lantai 3 terdiri dari musala, akuarium berisi berbagai jenis ikan serta kebun binatang mini.
Lantai 4 berfungsi sebagai lantai khusus keluarga pengasuh pondok dan lantai 5 khusus untuk musala.
Sementara itu lantai 6 digunakan sebagai tempat istirahat para santri, lantai 7 dan 8 difungsikan sebagai toko yang dikelola santri.
Lantai 9 didesain sebagai lereng gunung, sedangkan lantai 10 merupakan buah sekaligus puncak gunung yang berisi kebun anggrek dan tanaman buah.***



