POJOKSATU.ID - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Di bulan ini, umat Muslim menjalankan ibadah puasa, menahan diri dari makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Durasi puasa ini bervariasi di setiap negara, tergantung pada lokasi geografis dan musim.

Negara-negara yang terletak di dekat garis khatulistiwa atau di belahan bumi selatan cenderung memiliki waktu puasa yang lebih pendek.

Baca Juga: Wajib Tahu! LINK MUDIK GRATIS 2025 dan Syarat Mudik Gratis BUMN Jasa Raharja!

Berikut adalah beberapa negara yang dikenal memiliki waktu puasa terpendek di dunia:

1. Selandia Baru

Christchurch, kota di Selandia Baru, sering disebut sebagai salah satu kota dengan waktu puasa terpendek di dunia.

Durasi puasa di sini berkisar antara 11 hingga 12 jam, tergantung pada musim.

Hal ini disebabkan oleh posisi geografis Selandia Baru yang berada di belahan bumi selatan.

Baca Juga: Siap Mudik Gratis? Ini 5 Syarat Penting dari Jasa Raharja yang Harus Dipenuhi!

2. Argentina

Buenos Aires, ibu kota Argentina, juga memiliki waktu puasa yang relatif singkat, yaitu sekitar 12 jam.

Seperti Selandia Baru, Argentina terletak di belahan bumi selatan, yang memengaruhi durasi siang dan malam.

3. Uruguay

Montevideo, ibu kota Uruguay, memiliki durasi puasa yang hampir sama dengan Argentina, yaitu sekitar 11 hingga 12 jam.

Lokasi Uruguay di belahan bumi selatan membuatnya mengalami siang yang lebih pendek selama bulan Ramadan yang jatuh di musim dingin.

4. Afrika Selatan

Kota-kota seperti Cape Town dan Johannesburg di Afrika Selatan juga memiliki waktu puasa yang relatif pendek, berkisar antara 11 hingga 12 jam.

Posisi geografis Afrika Selatan yang berada di ujung selatan benua Afrika memengaruhi durasi siang dan malam.

Baca Juga: Tahukah Kamu Tentang Kurma Ajwa atau Kurma Nabi? Berikut Keistimewaannya...

Faktor-faktor yang Memengaruhi Durasi Puasa

Durasi puasa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain Lokasi Geografis dan Musim.

Negara-negara yang terletak di dekat garis khatulistiwa memiliki durasi siang dan malam yang relatif sama sepanjang tahun.

Sementara itu, negara-negara yang terletak di dekat kutub memiliki perbedaan durasi siang dan malam yang signifikan, terutama saat musim panas dan musim dingin.

Baca Juga: 6 Manfaat Buah Kurma Sebagai Menu Buka Puasa Baik Untuk Tubuh, Tak Banyak Diketahui Orang!

Durasi puasa juga dipengaruhi oleh musim. Pada saat musim panas, durasi siang akan lebih panjang, sehingga waktu puasa juga akan lebih lama.

Sebaliknya, pada saat musim dingin, durasi siang akan lebih pendek, sehingga waktu puasa juga akan lebih singkat.

Meskipun durasi puasa berbeda-beda di setiap negara, esensi dari ibadah puasa tetap sama.

Puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan.***