POJOKSATU.id - Long Hoger merupakan kondisi dimana pengemudi jalan tol, mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan statis, di jalur atau lajur mendahului.

Perilaku long Hoger di jalan tol, tentu tidak dapat dibenarkan lantaran dapat menghambat jalannya arus lalu lintas.

Oleh karena itu, untuk menghadapi perilaku long Hoger saat sedang berkendara, maka perlu dilakukan beberapa cara yang aman. Diantaranya seperti.

Baca Juga: Perampokan di Kota Wisata Bogor, Mitsubishi Pajero Sport Dibawa Kabur, Korban BUKA SAYEMBARA Uang Tunai Rp10 Juta PENEMU MOBIL, Pelaku BOLEH IKUTAN

1. Jaga jarak aman

Pada saat berkendara, sebaiknya pertahankan jarak aman sekitar 10 sampai 20 meter, dari kendaraan yang ada di depan kendaraan kalian.

2. Berikan isyarat

Apabila terdapat pengendara yang memblokir jalur cepat di jalan tol, maka jika memungkinkan gunakan klakson mobil ataupun lampu sorot.

Hal ini, bertujuan untuk memberitahu kepada Lone Hoger bahwa kendaraan kalian ada dibelakangnya.

Baca Juga: Jelang Puncak Perayaan Malam Tahun Baru 2025, Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Gadog dan Sekitarnya

3. Salip dari jalur tengah atau kiri

Cara lain yang dapat dilakukan ialah menyalip Lone Hoger dari jalur tengah atau kiri, apabila posisi Lone Hoger tidak berubah.

4. Beristirahat

Jika kalian merasa lelah saat berkendara, maka sebaiknya beristirahat sejenak agar tetap berkonsentrasi pada saat berada di jalan.

5. Laporkan kepada pihak yang berwenang

Apabila perilaku Lone Hoger dirasa sangat menggangu dan membahayakan, maka salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu melaporkannya kepada pihak kepolisian.***