POJOKSATU.id - Saat sedang hamil atau mengandung, salah satu keluhan yang kerapkali dirasakan ialah perut yang terasa kencang.
Oleh karena itu, banyak ibu hamil yang bertanya-tanya apa penyebab dari perut kencang tersebut.
Perut kencang saat hamil sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal, tergantung dari waktu keluhan tersebut terjadi.
Biasanya, perut kencang bisa menjadi pertanda jika kondisi janin dalam kondisi baik, namun dilain sisi kondisi ini juga bisa menjadi gejala gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai.
Baca Juga: PKPKM dan KNPRI Desak Lippo Group Kembalikan Uang Korban Meikarta
Dengan begitu, yuk kenali beberapa penyebab perut terasa kencang saat sedang hamil.
1. Pertumbuhan Janin
Pada umumnya, ibu akan merasa perutnya mulai kencang saat usia kehamilan yang menginjak usia 12 hingga 16 Minggu.
Hal tersebut, terjadi karena pada usia ini rahim akan membesar seukuran jeruk bali. Biasanya, meregangnya rahim ini juga disertai dengan rasa kram di bagian bawah perut.
Baca Juga: Eks Pemain Chelsea Beri Ucapan Duka Cita Atas Meninggalnya Dokter Persib Bandung
2. Kembung dan Gas
Perut yang terasa kencang, juga bisa disebabkan karena kembung dan Gas didalam perut, yang membuat perut terasa tidak nyaman.
Selain itu, perut kencang juga bisa ditimbulkan dari gerakan bayi di dalam perut. Sehingga, kondisi ini sangat wajar dirasakan oleh kehamilan diusia yang lebih tua.
3. Round Ligament Pain
Memasuki kehamilan di trimester kedua, janin dan rahim akan semakin membesar sehingga dapat menyebabkan peregangan round ligament.
Kondisi ini, bisa menyebabkan perut menjadi terasa kencang pada trimester kedua. Biasanya, keluhan akibat meregangnya round ligament, bisa menjalar ke bagian perut bawah.
Kendati begitu, hal ini sangat normal dirasakan oleh ibu hamil, sehingga tidak perlu untuk dikhawatirkan.
Baca Juga: Waduh! 75 Persen Peserta PPPK 2024 di Instansi Ini Terancam Gagal Lolos, Bagaimana Nasibnya?
4. Kontraksi
Kondisi perut kencang yang dirasakan oleh ibu hamil, juga dapat disebabkan karena adanya kontraksi, yang menandakan bahwa kelahiran sudah semakin dekat.
Hal ini, dapat terjadi di masa akhir-akhir ibu hamil. Biasanya, jika perut merasa kencang maka sebaiknya ibu bisa berganti posisi dan beristirahat.
Namun, apabila sudah berganti posisi dan beristirahat tetapi tidak kunjungan hilang, maka itu adalah kontraksi yang sebenarnya.
Pada umumnya, kontraksi sendiri terjadi dengan jeda atau waktu yang teratur, kira-kira dengan durasi waktu setengah hingga satu menit.***



