POJOKSATU.id - Bensin atau bahan bakar mobil (BBM) merupakan komponen penting agar mobil dapat bergerak membawa benda atau orang ke suatu tempat tujuan. Ada sejumlah mobil yang masuk dalam kategori mobil boros bahan bakar sehingga merepotkan pemiliknya.

Beberapa pemilik mobil, baik mobil keluaran terbaru yang menggunakan teknologi mesin injeksi maupun mobil lawas, kerap mengeluhkan masalah pemborosan bahan bakar pada kendaraannya.

Faktanya, ada sejumlah alasan mengapa mobil membuang-buang bahan bakar. Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi detail mengenai penyebab dan Cara Mengatasi Mobil Boros bahan bakar.

Beberapa Penyebab Mobil Boros BBM

Ada sejumlah alasan mengapa mobil membuang banyak bahan bakar. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum kendaraan boros bahan bakar.

Berkendara Dengan Kecepatan Tinggi

Yang perlu Anda ketahui yaitu jika kecepatan mobil menjadi tinggi, maka bisa menyebabkan konsumsi bahan bakar 25% lebih banyak. Dengan kata lain, mengemudi dengan kecepatan terlalu tinggi dapat memboroskan bahan bakar karena dapat meningkatkan hambatan udara.

Penggunaan Bahan Bakar Yang Tidak Tepat

Sebagian orang menggunakan bahan bakar RON (research octane number). Namun, beberapa pemilik mobil justru menggunakan bahan bakar dengan RON rendah sehingga menyebabkan pemborosan bahan bakar.

Filter Udara Dan Bensin Kotor

Filter udara yang kotor akan membuat piston bekerja lebih keras sehingga harus menekan pedal gas lebih dalam sehingga menimbulkan pemborosan. Sama seperti filter bensin yang kotor, maka kotoran yang masuk ke dalam mssin mobil bisa menimbulkan kerusakan. Sebaiknya filter bensin mobil kamu diganti setiap 30.000 km hingga 40.000 km ya.

Penggantian filter bahan bakar penting dilakukan untuk memastikan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar adalah bahan bakar yang bersih. Faktanya, filter bahan bakar yang bersih dapat mencegah kerusakan pada komponen mobil lainnya.

Setting AC Yang Terlalu Dingin

Semakin dingin AC mobil Anda, semakin banyak bahan bakar yang digunakan. Pasalnya, tenaga mesin akan lebih terkuras dan kompresor AC akan bekerja lebih keras. Bisa jadi inilah salah satu penyebab mobil boros bahan bakar.

Ganti Oli Terlambat

Oli mobil biasanya akan diganti setelah dipakai jarak 5.000 km. Jika melebihi batas tersebut, dan Anda tidak mengganti oli, maka dapat mengakibatkan penurunan kualitas oli. Akibatnya performa mesin berkurang dan menyebabkan pemborosan bahan bakar.

Masalah Knalpot

Jika mobil Anda boros BBM, sebaiknya periksa knalpotnya apakah bermasalah atau tidak. Dengan kata lain, kebocoran gas melalui knalpot dapat menghabiskan lebih banyak bensin.

Rem Macet

Kerusakan pada rem akan menyebabkan piston pada area rem tidak berfungsi dengan baik atau macet. Hal tersebut bisa membuat rem tidak akan kembali pada posisi yang awal. Di sinilah potensi terjadinya pemborosan bahan bakar.

Mobil Jarang Dipakai Dan Dihangatkan (Idling)

Efek mobil yang jarang dipakai dan kepanasan juga bisa menyebabkan bahan bakar terbuang sia-sia lho. Pasalnya, mesin mobil akan terlalu lama berada dalam keadaan dingin sehingga memerlukan bahan bakar tambahan saat menstarter mobil.

Cara Mengatasi Mobil Boros BBM

Setelah mengetahui hal-hal di atas, sudahkah Anda mengetahui penyebab borosnya bahan bakar pada kendaraan Anda? Yuk, ikuti cara mengatasi mobil boros bahan bakar berikut ini.

Berkendara Dengan Kecepatan Konstan

Tak ada salahnya mencoba mengatur kembali kecepatan berkendara Anda. Anda harus menjaga kecepatan kendaraan agar tidak boros saat dikendarai. Ini juga akan membantu Anda mengemudi dengan lebih aman di jalan raya.

Ganti Bahan Bakar Yang Benar

Untuk menghindari penyebab borosnya bahan bakar pada mobil injeksi lainnya, ikutilah anjuran pabrikan mobil untuk menggunakan bahan bakar dengan RON minimal 90 atau 92. Bahkan beberapa mobil diharuskan menggunakan bensin dengan RON minimal 95, sebaiknya ikuti anjuran ini.

Bersihkan Filter Udara Dan Bensin Secara Teratur

Pastikan untuk membersihkan filter udara dan bahan bakar secara teratur. Perlu diketahui bahwa filter bensin harus dibersihkan dan diganti pada jarak 30.000 km hingga 40.000 km. Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi bensin ke ruang bakar selalu bersih.

Periksa Kondisi Ban Sebelum Berkendara

Sebelum berkendara, pastikan untuk memeriksa tekanan ban. Jika tekanannya rendah atau ban kempes, segera isi dengan udara. Namun jika terjadi kebocoran, jangan ragu untuk segera mengganti ban. Begitu pula dengan ban mobil yang gundul, sebaiknya jangan menunggu terlalu lama untuk menggantinya dengan yang baru.

Gunakan AC Ke Suhu Yang Tepat

Penyebab borosnya bahan bakar pada mobil injeksi antara lain adalah setting AC yang terlalu dingin. Sebaiknya Anda menggunakan AC mobil pada kisaran suhu 24-27 derajat Celcius.

Selain itu, saat Anda memarkir dan meninggalkan mobil saat cuaca panas, pilihlah tempat yang teduh agar AC tidak harus dinyalakan pada suhu yang terlalu rendah saat menyalakan mobil.

Merawat Mobil Lama Dengan Cara Yang Tepat

Mobil yang sudah tua atau tua tidak selalu berarti kendaraan tersebut tidak bisa irit bahan bakar. Kendaraan ini tetap bisa irit bahan bakar jika rajin merawat mesinnya agar tetap sehat. Namun jika dirasa terlalu boros, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli mobil baru dengan teknologi injeksi yang lebih baik.

Periksa Knalpot Apakah Ada Masalah

Pastikan untuk memperhatikan tanda-tanda kebocoran knalpot pada mobil. Salah satu tandanya yaitu muncul suara bising pada knalpot. Jika terbukti terjadi kebocoran, segera perbaiki dengan berkonsultasi dengan mekanik profesional.

Pastikan Rem Berfungsi Dengan Baik

Salah satu komponen penting pada mobil yang perlu dicek secara berkala adalah rem. Jika rem terasa macet atau sulit dioperasikan, jangan ragu untuk mengunjungi bengkel mobil terdekat untuk pemeriksaan rem secara menyeluruh.

Panaskan Mobil Meskipun Tidak Digunakan

Kebanyakan mobil tidak membutuhkan waktu lebih dari 30 detik untuk melakukan pemanasan setiap pagi. Oleh karena itu laman graton mengungkapkan, sebaiknya rutinlah menghangatkan mobil yang diparkir dalam waktu lama minimal dua hari sekali.

Demikian ulasan tentang Ini Dia Beberapa Penyebab Dan Cara Mengatasi Mobil Boros BBM. Semoga bermanfaat.

Kesimpulannya

Mobil yang boros bahan bakar minyak (BBM) disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, baik dari segi spesifikasi teknis kendaraan maupun kebiasaan pengemudi.

Faktor utama yang mempengaruhi konsumsi BBM adalah kapasitas mesin, bobot mobil, desain aerodinamis, kondisi mesin, jenis transmisi, kebiasaan berkendara, kondisi lalu lintas, dan penggunaan perangkat tambahan.

Mobil dengan mesin berkapasitas besar, bobot yang berat, dan desain aerodinamis yang buruk akan memerlukan lebih banyak BBM untuk menghasilkan tenaga dan bergerak dengan efisien.

Selain itu, kondisi mesin yang tidak optimal, seperti sistem pembakaran yang tidak efisien, dapat meningkatkan konsumsi BBM. Transmisi otomatis, meskipun semakin efisien, masih cenderung mengonsumsi lebih banyak BBM dibandingkan transmisi manual.

Kebiasaan berkendara juga memainkan peran penting; akselerasi mendadak, mengemudi dengan kecepatan tinggi, dan tidak menjaga kecepatan konstan dapat menyebabkan konsumsi BBM meningkat.

Kondisi lalu lintas yang padat, dengan sering berhenti dan mulai, juga berkontribusi pada pemborosan BBM. Penggunaan perangkat tambahan seperti AC dan perangkat elektronik lainnya juga dapat meningkatkan konsumsi BBM.

Untuk mengurangi konsumsi BBM, perawatan rutin sangat penting untuk memastikan mesin dan sistem pembakaran dalam kondisi optimal. Mengemudi dengan lebih efisien, seperti menjaga kecepatan konstan dan menghindari akselerasi mendadak, dapat membantu menghemat BBM.

Mengurangi beban yang tidak perlu di mobil dan memastikan ban dalam kondisi baik dengan tekanan yang sesuai juga dapat membantu. Dengan memahami dan mengelola faktor-faktor ini, pengemudi dapat mengurangi konsumsi BBM dan meningkatkan efisiensi kendaraan mereka. ***