POJOKSATU.id - Orang-orang yang beribadah karena berharap ridha Allah adalah mereka yang memiliki tingkatan ibadah paling tinggi. Kesempatan berpuasa hari ini, panjatkan doa hari ke 9 bulan Ramadhan agar kita diberi petunjuk untuk mencapai ridho Allah SWT.
Ridho Allah SWT adalah sumber segala kenikmatan dan karunia yang akan menyelamatkan manusia dari segala kemudharatan. Untuk mencapai itu, selain ikhtiar tentu kita sempatkan dalam harian kita memanjatkan harapan itu dalam doa hari ke 9 bulan Ramadhan.
Tidak ada yang lebih mulia dan lebih besar daripada keridhoan Allah SWT. Karena keridhaan-Nya merupakan karunia besar bagi orang muslim yang sadar akan keislamannya. Dalam menjalankan hari-hari kita berpuasa di bulan Ramadhan, sampaikan doa hari ke 9 bulan Ramadhan dengan tujuan memohon bimbingan menuju ridho Allah SWT.
Ketika Allah SWT sudah ridho, maka apapun permintaan hamba-Nya pasti akan Ia kabulkan, termasuk kehidupan yang bahagia selama di dunia dan akhirat. Itulah yang kita minta dalam kesempatan doa hari ke 9 bulan Ramadhan.
Doa hari ke 9 bulan Ramadhan yang memohon kepada Allah SWT untuk membimbing ke jalan yang diridhoi-Nya adalah sebagai berikut.
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ نَصِيْبًا مِنْ رَحْمَتِكَ الْوَاسِعَةِ وَ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِبَرَاهِيْنِكَ السَّاطِعَةِ وَ خُذْ بِنَاصِيَتِيْ إِلَى مَرْضَاتِكَ الْجَامِعَةِ بِمَحَبَّتِكَ يَا أَمَلَ الْمُشْتَاقِيْنَ
Allâhummaj’allî fîhi nashîban min rahmatikal wâsi’ah wahdinî fîhi libarâhînikas sâthi’ah wa khudz binâshiyatî ilâ mardhâtikal jâmi’ah bimahabbatika yâ amalal musytâqîn
Artinya : Ya Allah! Anugerahilah untukku sebagian dari rahmat-Mu yang luas, dan berikanlah aku petunjuk kepada ajaran-ajaran-Mu yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada keridhoan-Mu yang penuh dengan kecintaan-Mu, Wahai harapan orang-orang yang merindu.
Ungkapan 'ridho Allah bergantung dari ridho orang tua' tentu sudah kerap didengar oleh sebagian besar umat muslim. Ungkapan itu berasal dari sebuah hadist:
رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ
ridhallahi fi ridhal walidain wa sukhtullah fi shukhtil walidain
Artinya: "Ridho Allah SWT bergantung dari ridho kedua orang tua dan kemurkaan Allah SWT bergantung dari kemurkaan orang tua," (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, Hakim)
Hadits tersebut menjelaskan bagaimana pentingnya seorang anak mematuhi dan berbakti kepada orang tua.
Hal ini menjadi salah satu jalan ikhtiar yang selayaknya bisa kita terapkan dan lakukan sehari-hari, agar kita menghindari kemurkaan dari Allah SWT. ***




