POJOKSATU.id - Mandi wajib dalam Islam adalah suatu ritual yang memiliki tata cara dan niat tertentu. Mandi wajib memiliki fungsi untuk menghilangkan hadas besar.

Mandi wajib tidak bisa sembarangan dilakukan. Diperlukan tata cara mandi wajib beserta niatnya dengan baik dan benar, jangan sampai salah. Karena jika kita salah melakukannya, maka mandi wajib tidak sah.

Tata cara mandi wajib beserta niatnya ini penting agar ibadah kita diterima dan tidak terjadi kesalahan yang dapat mempengaruhi sah atau tidaknya mandi wajib yang kita lakukan.

Baca Juga: Komisi V DPRD Jabar Soroti Jumlah Ruang Kelas di SMA Negeri 3 Kota Bekasi yang Masih Minim

Dalam artikel ini, akan disajikan langkah-langkah yang benar untuk mandi wajib beserta niatnya yang harus dinyatakan dengan penuh kesadaran.

Berikut adalah tata cara mandi wajib beserta niatnya, jangan sampai salah.

 

1. Membaca niat mandi wajib

 

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

 

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhol lillaahi ta'aala.

 

Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah.

Baca Juga: Sopir Meninggal di Pinggir Jalan saat Sedang Perbaiki Kendaraan

 

2. Membersihkan tangan sebanyak tiga kali.

 

3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor menggunakan tangan kiri.

 

3. Mencuci kembali tangan yang kotor menggunakan sabun.

 

4. Berwudu.

 

5. Membasahi kepala dengan air sebanyak 3 kali hingga ke pangkal rambut.

 

6. Membersihkan kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri menggunakan jari tangan.

Baca Juga: Mendalami Makna Bulan Ramadhan, Sebagai Edukasi dan Refleksi Ibadah

 

7. Mengguyur air ke seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan hingga dilanjutkan dengan sisi kiri.

 

8. Membersihkan kaki.

 

Bacaan do'a setelah mandi wajib

 

Setelah melaksanakan mandi wajib sesuai dengan prosedur yang ditentukan, langkah berikutnya adalah mengikuti dengan membaca doa mandi wajib.

 

أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ

 

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, wajalni minal mutathahirrina.

Baca Juga: Soal Alih Fungsi Situ Ranca Gede, Puluhan Warga Klaim Miliki Bukti Kepemilikan Lahan Dan Bayar Pajak

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu menyucikan diri."

Dengan demikian, mengikuti tata cara mandi wajib beserta niatnya dengan penuh kesadaran adalah suatu kewajiban dalam menjalankan ibadah Islam.

Kita harus memastikan bahwa setiap langkah dilaksanakan dengan benar, karena kesalahan dapat memengaruhi keabsahan mandi wajib tersebut.

Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang jelas tentang pentingnya tata cara mandi wajib beserta niatnya, sehingga ibadah kita dapat diterima oleh Allah SWT.

Mari kita selalu mengamalkan ajaran agama dengan sungguh-sungguh agar setiap amal ibadah kita menjadi ladang keberkahan dan mendekatkan diri kepada-Nya. Allahumma aamiin.*** Gina Qurrota Aini Darmawan