POJOKSATU.id - Mengawali puasa di bulan suci ramadhan dengan penuh keberkahan dengan sahur, Sunnah yang tetap merekah dalam menjalani ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Sahur merupakan salah satu pembuka di awal bulan suci ramadhan yang menjadi tradisi yang diwariskan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya adalah sahur.

Meski sahur bukanlah rukun puasa yang wajib di bulan suci ramadhan, namun kegiatan ini penuh dengan keberkahan dan keutamaan.

Baca Juga: Polres Simalungun Selidiki Penemuan Bayi Laki-laki di Teras Musholla Al Barokah Nagori Tigabolon

Berdasarkan ajaran Islam, sahur diibaratkan sebagai langkah awal yang mengawali perjalanan berpuasa di bulan suci ramadhan hingga matahari terbenam.

Sahur bukan sekadar konsumsi makanan dan minuman untuk mengganjal perut, namun lebih dari itu, sahur merupakan sunnah yang dihargai dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam hadis-hadisnya, beliau menekankan pentingnya menjalani sahur sebagai bentuk persiapan fisik dan spiritual untuk menunaikan ibadah puasa dengan baik.

Menurut sejumlah riwayat hadis, Rasulullah SAW bersabda, "Sahur adalah berkah yang tidak boleh ditinggalkan."

Baca Juga: MasyaAllah, Bongkar Rahasia Kesehatan Tersembunyi saat Menunaikan Ibadah Puasa, Kontrol Gula Darah Lebih Stabil

Ungkapan ini menggambarkan bahwa sahur bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan merupakan sumber keberkahan yang harus diapresiasi oleh umat Islam.

Dengan sahur, umat Muslim dapat menjalani puasa dengan lebih kuat dan penuh semangat.

Salah satu keutamaan sahur adalah memberikan kekuatan fisik dan daya tahan tubuh saat menjalani ibadah puasa.

Makanan sahur yang seimbang memberikan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari tanpa merasa lemas atau lelah.

Baca Juga: Hasil Sementara PERANG BINTANG di DAPIL JABAR 7, Inikah 10 Wakil Warga Bekasi, Karawang dan Purwakarta yang Lolos ke Senayan?

Ini sejalan dengan anjuran Rasulullah SAW untuk menghindari puasa yang berlebihan sehingga tetap dapat menjalani keseharian dengan baik.

Selain itu, sahur juga dianggap sebagai momen berdoa dan berintrospeksi.

Dalam suasana tenang dan sunyi, umat Muslim dapat menyampaikan permohonan kepada Allah SWT serta merefleksikan diri untuk memperbaiki kehidupan spiritual dan moral.

Oleh karena itu, meski sahur bukanlah kewajiban, namun keberkahan dan keutamaannya membuat tradisi ini tetap hidup dan dijaga oleh umat Islam di seluruh dunia.

Baca Juga: Ternyata Inilah Rahasia Puasa Sehat di Bulan Suci Ramadhan, Lima Tips Ajaib Ini Dijamin Fit Terus

Dengan memahami makna dan keutamaan sahur, umat Muslim diharapkan dapat menghargai tradisi ini sebagai bagian yang tak terpisahkan dari ibadah puasa.

Sahur menjadi waktu yang berharga untuk memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT dan meraih keberkahan dalam menjalani ibadah puasa.

Sehingga, meski tidak wajib, sahur tetap menjadi tradisi yang dijalani dengan penuh semangat dan keikhlasan.***