POJOKSATU.id - Tidak asing rasanya jika mendengar Pasar Tomohon yang menyajikan berbagai macam bahan untuk dimasak yang tidak biasa atau bahkan sangat tidak biasa untuk dikonsumsi orang pada umumnya.

Tomohon itu sendiri merupakan kota kecil yang berada di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia.

Walaupun kota kecil, Tomohon merupakan salah satu kota pelajar di daerah Sulawesi Utara setingkat SD sampai universitas negeri maupun swasta. Namun, Tomohon malah terkenal karena adanya pasar tidak biasa atau ekstrem.

Baca Juga: Sempatkan Liburan Imlek untuk Berkunjung ke Klenteng Bio Hok Tek di Bogor

Pasar Tomohon atau Pasar Beriman sangat terkenal di seluruh negeri bahkan luar negeri sekalipun terutama turis yang berasal dari China.

Hal ini dikarenakan Pasar Tomohon menyediakan atau menjual berbagai macam daging binatang tidak lazim dikonsumsi dengan jumlah yang tidak sedikit.

Biasanya, daging hewan yang biasa dijual dan paling diminati adalah kucing, anjing, tikus hutan, kelelawar, dan ular. Walaupun begitu, masih banyak daging hewan tidak biasa juga dijual dalam Pasar Tomohon.

Baca Juga: Tak Boleh Dokumentasi di Bilik Suara, Bawaslu Madina: Memilih itu Sifatnya Rahasia

Pasar Tomohon masih buka hingga sekarang karena adanya permintaan dari pembeli setiap harinya.

Bahkan, khusus hari Sabtu dan Minggu terdapat daging yang lebih beragam dan sangat tidak biasa seperti monyet hitam yang merupakan hewan langka khas Sulawesi.

Menurut masyarakat setempat, daging ekstrem tersebut ampuh sebagai pengobatan dan juga dianggap sebagai tradisi turun-temurun di keluarga. Kehadiran Pasar Tomohon banyak menimbulkan reaksi yang berbeda dari masyarakat lokal bahkan mancanegara.

Baca Juga: Menikmati Serunya Liburan Imlek di Devoyage Bogor

Tidak sedikit yang menjadikan Pasar Tomohon sebagai salah satu destinasi wisata karena memberikan pemandangan baru yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya.

Walaupun begitu, banyak juga yang menentang keras penjualan yang terjadi di Pasar Tomohon khususnya mereka pecinta hewan.

Pada segi kesehatan, banyak masyarakat Tomohon yang mengkonsumsi daging tersebut sebagai salah satu pengobatan dengan biaya yang tidak mahal. Akan tetapi, masih banyak virus rabies mematikan yang bisa menyebar kapan saja.

Baca Juga: Menikmati Serunya Liburan Imlek di Devoyage Bogor

Walaupun saat itu terdapat Wabah Virus Corona, Pasar Tomohon tidak tutup sebagaimana isu yang saat itu sedang beredar. Sebagian besar pendapat masyarakat setempat mengatakan bahwa hal yang perlu diperhatikan secara khusus adalah cara pengolahan yang tepat untuk siap dikonsumsi.

Sebenarnya, pemerintah akan mempermasalahkan kegiatan dalam pasar jika di dalamnya menjual daging-daging hewan langka atau terancam punah yang pernah dilakukan sebelumnya.

Jadi, jika hewan tersebut bukan masuk ke dalam kategori hewan yang terancam punah maka tetap dijual dengan bebas.

Baca Juga: Inilah 7 Kuliner Khas Saat Imlek, Adakah Makanan Kesukaan Kalian Disini?

Apalagi, pasar yang menjual daging ekstrem secara bebas bukan hanya terjadi di Pasar Tomohon Indonesia tetapi juga di beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Adanya pasar tersebut bisa berkonotasi negatif bagi sebagian orang dan bisa berkonotasi positif bagi sebagian orang.

Hal ini menyangkut tradisi dan kepercayaan seseorang yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya serta tidak adanya undang-undang resmi dari pemerintah untuk melarang adanya kegiatan di dalam pasar secara keseluruhan sampai saat ini.

Itu dia penjelasan mengenai Pasar Tomohon yang berada di Indonesia. Bagaimana menurut mu? ***