POJOKSATU.id - Bulan Ramadhan tahun 2024 semakin mendekat, dan umat Islam di seluruh dunia sudah mulai menanti-nantikan kedatangannya.

Sebagai bulan yang penuh berkah dan ampunan, Ramadhan menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim.

Salah satu pertanyaan yang muncul di benak banyak orang adalah, kapan tepatnya awal puasa Ramadhan 2024?

Baca Juga: Meraih Kedekatan Kepada Allah SWT! 10 Ucapan Penuh Inspirasi untuk Memulai Ramadan 2024 dengan Penuh Kehangatan

Momen Spesial Bulan Ramadhan

Sebagai bulan keempat dalam kalender Islam Hijriyah, Ramadhan menyimpan keistimewaan tersendiri.

Selain sebagai bulan berpuasa, Ramadhan juga merupakan waktu diturunkannya Al-Qur'an dan dikenal sebagai bulan penuh ampunan.

Malam Lailatul Qadr, yang tersembunyi dalam bulan Ramadhan, juga dianggap sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Awal Puasa Ramadhan 2024: Tanggal dan Prediksi

Menjelang tahun 2024, banyak umat Islam yang penasaran tentang kapan tepatnya awal puasa Ramadhan.

Berdasarkan kalender Islam tahun 2024 Masehi oleh Alhabib, kemungkinan besar awal bulan puasa 2024 akan jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.

Ini merupakan prediksi berdasarkan rukyatul hilal global.

Baca Juga: Inilah Pesona Tradisi Unik Menyambut Ramadan 2024 dari Sabang Sampai Merauke

Durasi Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2024

Puasa Ramadhan diperkirakan akan berlangsung selama 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakan sabit yang menandai awal bulan.

Jika bulan tidak terlihat pada malam hari ke-29, puasa akan berlangsung selama 30 hari.

Sedangkan jika hilal terlihat, puasa Ramadhan hanya akan berlangsung selama 29 hari.

Hari Raya Idul Fitri 2024 diprediksi akan dirayakan pada tanggal 10 April 2024.

Namun, perlu diingat bahwa tanggal ini masih bersifat prediksi, dan penetapan resmi akan dilakukan melalui sidang Isbat oleh pemerintah.

Baca Juga: Menyingkap Tradisi Ziarah Kubur Sebelum Ramadan! Perspektif Islam dan Hukumnya

Metode Penentuan Awal Bulan Ramadhan

Dalam penentuan awal masuknya bulan Ramadhan, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama dan organisasi Islam.

Dua metode utama yang digunakan adalah metode Rukyat (observasi hilal) dan metode Hisab (perhitungan posisi hilal).

Metode Rukyat ditekankan oleh mayoritas ulama, sementara beberapa ulama mendukung Metode Hisab.

Sidang Isbat yang diadakan setiap tahun oleh Kementerian Agama RI bertujuan untuk menyatukan pendapat dan menetapkan awal Ramadhan dan Idul Fitri.

Harapan untuk Bulan Ramadhan 2024

Mengakhiri artikel ini, semoga informasi ini bermanfaat bagi umat Islam yang tengah menanti kehadiran bulan Ramadhan 2024.

Meskipun tanggal masih bersifat prediksi, semoga kita dapat menyambut bulan yang penuh keberkahan ini dengan hati yang tulus dan penuh rasa syukur.***