POJOKSATU.id - Tidak diragukan lagi, manfaat kesehatan dari Moringa oleifera atau kelor telah dikenal luas.
Salah satu klaim yang menarik perhatian adalah potensinya dalam mendukung program penurunan berat badan.
Apakah benar daun kelor dapat menjadi sekutu efektif dalam upaya menurunkan berat badan, dan jika iya, bagaimana mekanismenya?
Kelor, yang berasal dari berbagai negara di Asia dan Afrika, telah lama menjadi bagian dari pengobatan tradisional di India, terutama dalam kerangka konsep Ayurveda, untuk mengatasi masalah seperti diabetes dan berbagai jenis infeksi.
Baca Juga: Segudang Manfaat Daun Sirih bagi Kesehatan, Mengatasi Diabetes hingga Mencegah Kanker
Diluar itu, kelor juga diyakini dapat membantu melawan lemak perut, menjadikannya pilihan yang tepat bagi mereka yang tengah menjalani program penurunan berat badan.
Berbicara tentang kandungan nutrisi kelor, dalam 100 gram daun kelor terdapat sejumlah nutrisi yang sangat mengesankan. Ini dia kandungan pada daun kelor.
- Protein sebanyak 27 gram,
- Lemak sebanyak 6 gram,
- Serat sebanyak 34 gram,
- Gula sebanyak 3 gram,
- Natrium sebanyak 1.361 miligram,
- Kalsium, zat besi, seng, magnesium, dan vitamin A.
Tidak hanya itu, kelor juga terkenal mengandung senyawa antioksidan polifenol yang memiliki potensi untuk melawan sel kanker dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.
Daun Kelor Untuk Diet
Percaya atau tidak, kelor diyakini dapat mendukung proses penurunan berat badan, terutama ketika daunnya diolah menjadi bubuk.
Temuan ini muncul dari penelitian pada hewan dan eksperimen laboratorium, yang mengindikasikan bahwa kelor memiliki potensi untuk menghambat pembentukan lemak dan meningkatkan proses pemecahan lemak.
Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada kepastian apakah manfaat yang sama juga berlaku untuk manusia. Penelitian khusus untuk mengungkap hal ini belum dilakukan.
Meski begitu, beberapa penelitian telah mengamati efek positif dari suplemen yang mengandung kelor, terutama ketika dikombinasikan dengan bahan lain.
Baca Juga: Melindungi Kesehatan Tubuh dengan Daun Jambu Biji, 10 Manfaat yang Wajib Kamu Coba!
Sebagai contoh, satu penelitian menemukan bahwa asupan 900 miligram suplemen yang mengandung daun kelor dan kunyit dapat menghasilkan penurunan berat badan hingga 4,8 kilogram dalam periode 8 minggu pada 41 orang dengan kelebihan berat badan.
Penelitian lain yang melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan berlangsung selama 16 minggu menunjukkan bahwa asupan suplemen yang sama dapat menghasilkan penurunan berat badan sebanyak 5,4 kilogram.
Sementara kelompok yang hanya mengonsumsi plasebo hanya mengalami penurunan berat badan sebanyak 0,9 kilogram dalam waktu yang sama.
Meskipun demikian, masih belum jelas apakah manfaat ini sepenuhnya disebabkan oleh kelor, kunyit, atau gabungan keduanya.
Baca Juga: Tips Ampuh Mengusir Ulat Daun untuk Melindungi Tanaman dari Kerusakan!
Cara Konsumsi Daun Kelor
Untuk mengonsumsi kelor, cara yang umum digunakan adalah dengan menyajikannya dalam bentuk teh atau rebusan.
1. Rebus 1-2 gelas air dalam panci.
2. Masukkan daun kelor atau bubuk kelor ke dalam air yang sedang direbus.
3. Biarkan campuran mendidih, kemudian saring.
4. Teh kelor yang telah disaring ini dapat dikonsumsi saat perut kosong.
Perlu diingat bahwa, meskipun kelor memiliki beragam manfaat kesehatan, tetapi ibu hamil dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai konsumsi rebusan daun kelor atau produk kelor lainnya.
Ini penting untuk memastikan bahwa tidak ada efek samping atau interaksi yang merugikan dengan kondisi kesehatan atau obat-obatan yang mungkin sedang dikonsumsi.***



