POJOKSATU.id - Reverse vending machine (RVM) merupakan mesin penukaran sampah botol plastik jadi pulsa untuk atasi masalah perubahan iklim di Bogor melalui pemanfaatan teknologi digital.

RVM, mesin tukar botol plastik jadi pulsa didiluncurkan oleh Indosat Ooredoo Hutchison yang bekerja sama dengan pemerintah Kota Bogor untuk atasi isu perubahan iklim lewat teknologi digital.

Mereka juga menyediakan aplikasi Plasticpay untuk menyetor botol di RVM sehingga bisa menukar botol plastik jadi pulsa demi mengatasi masalah perubahan iklim di Bogor dengan teknologi digital

Baca Juga: Populer Di Masyarakat, Tren Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Menjaga Kesehatan Keluarga dan Kelestarian Alam

Satu botol plastik yang dimasukkan ke RVM dihargai Rp 56, bisa ditukar dengan pulsa Rp 10 ribu jika poin sudah Rp 11.300. Pemanfaatan teknologi digital ini guna mengatasi perubahan iklim di Bogor.

Reverse Vending Machine (RVM) tersedia di Mall BTM Bogor di area foodcourt.

Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor menyampaikan bahwa produksi sampah harian di Bogor mencapai sekitar 650 ton.

30 persen di antaranya berupa sampah anorganik yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Meskipun terdapat 300 bank sampah di kota Bogor yang mampu mengumpulkan sekitar 2 ton sampah daur ulang per hari, sebagian besar sampah masih belum termanfaatkan secara optimal.

Baca Juga: Atasi Warga Buang Sampah Sembarang, Pemerintah Kota Depok Gandeng Pengacara Deolipa: Tuntut 5 Tahun Penjara!

Kehadiran Reverse Vending Machine (RVM) diharapan dapat mengurangi timbulan sampah sekaligus memotivasi warga Bogor untuk lebih memanfaatkan sampah.

RVM ini akan membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang langsung ke tempat pembuangan sampah dan memberikan nilai ekonomis kepada masyarakat.

Dengan menggunakan RVM, masyarakat dapat mendapatkan poin yang dapat ditukar menjadi pulsa sebagai bentuk insentif edukatif.

RVM juga telah diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah hingga pengunjung mall.

Bahkan, ada pengunjung yang sengaja membawa tas besar berisi botol plastik bekas untuk mendaur ulang melalui RVM.

Baca Juga: Pecahkan Rekor! Pemanasan Global Akibatkan Kekeringan Parah Hingga Mengancam Ekosistem Sungai Amazon

Kerjasama ini merupakan bagian dari inisiatif untuk mempertahankan lingkungan yang berkelanjutan melalui penggunaan solusi teknologi inovatif.

Plasticpay akan mengubah sampah botol plastik menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi seperti tas, sajadah, sendal, serta berkontribusi dalam UMKM.

Dalam satu tahun beroperasi, Reverse Vending Machine (RVM) telah berhasil mengumpulkan lebih dari 10 ribu botol plastik atau setara dengan 199 kilogram botol plastik.

Program ini didesain untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi limbah botol plastik dan mempertahankan kelestarian alam dengan memanfaatkan teknologi digital.***