POJOKSATU.id - Malnutrisi energi protein (MEP) juga dikenal sebagai kurang energi protein (KEP) yakni kondisi gangguan gizi pada anak-anak yang dicirikan oleh kekurangan asupan gizi, khususnya energi dan protein.
Kondisi malnutrisi energi protein berpotensi mengganggu fungsi organ tubuh dan mempengaruhi proses tumbuh kembang anak.
Fokus utama malnutrisi energi protein adalah pada gizi buruk, yang terjadi ketika tubuh kekurangan asupan makanan yang mengandung energi dan protein.
Gejala malnutrisi energi protein atau kurang energi protein muncul secara perlahan dan memerlukan penanganan cepat untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Baca Juga: Pentingnya Omega-3 untuk Kesehatan Anak: Asupan yang Tidak Boleh Diabaikan
Pengertian Malnutrisi Energi Protein
Malnutrisi energi protein (MEP) atau kurang energi protein (KEP) adalah kondisi ketika tubuh kekurangan asupan makanan sumber energi. Kondisi ini sering kali terjadi pada anak-anak.
Penyebab paling sering gizi buruk adalah asupan nutrisi yang tidak tercukupi.
Penyebab lainnya adalah karena adanya infeksi berat yang dialami anak.
Tanpa gizi yang memadai, fungsi organ tubuh akan mengalami gangguan dan proses tumbuh kembang anak juga dapat terganggu.
Penyebab Malnutrisi Energi Protein
Malnutrisi energi protein terbagi menjadi 3 jenis meliputi:
- Kwashiorkor, yaitu bentuk malnutrisi yang disebabkan oleh kekurangan asupan protein dalam jangka waktu yang lama.
- Marasmus, yaitu bentuk malnutrisi yang disebabkan oleh kekurangan asupan protein dan kalori.
- Marasmus-kwashiorkor, yaitu bentuk malnutrisi energi protein berat yang merupakan kombinasi keduanya.
Pencegahan Malnutrisi Energi Protein
Untuk mencegah malnutrisi energi protein, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu:
- Memastikan anak mendapatkan asupan makanan yang cukup dengan pola gizi sehat seimbang (mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral).
- Memantau tumbuh kembang anak secara berkala.
- Bila ada infeksi yang dialami, segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca Juga: Cara Tepat dan Cermat Orang Tua untuk Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak
Pengobatan Malnutrisi Energi Protein
Malnutrisi energi protein sebaiknya diatasi di rumah sakit. Pengobatan dilakukan melalui tiga fase, yaitu: fase stabilisasi, transisi, dan rehabilitasi.
Fase rehabilitasi itu sendiri terdiri dari 10 langkah, yaitu:
1. Memberikan cairan dan elektrolit untuk mencegah dehidrasi
2. Memberikan asupan makanan untuk mencegah turunnya gula darah
3. Mengatasi gangguan elektrolit
4. Mencegah anak kedinginan
5. Pemberian antibiotik
Baca Juga: Ini Dia 5 Cara Cegah Stunting Pada Anak Dimulai Sejak Dalam Kandungan
6. Pemberian vitamin A
7. Pemberian multivitamin dan mineral
8. Pemberian makanan untuk mengejar pertumbuhan
9. Merangsang perkembangan anak
10. Rencana tindak lanjut untuk mencegah gizi buruk timbul lagi
Itulah pengertian, penyebab, pencegahan dan pengobatan malnutrisi energi protein atau kondisi gangguan gizi.
Lakukan hidup sehat, cukupi asupan makanan agar terhindar dari kondisi gizi buruk.***



