POJOKSATU.id - Dalam beberapa bulan terakhir, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap isu kesehatan mental terus meningkat.
Di masa lalu, Indonesia belum melek betapa oentingnya kesehatan mental, mungkin enggan membicarakan gangguan jiwa karena dianggap hal yang tabu.
Namun, kini telah banyak komunitas, obrolan di media sosial, bahkan film-film yang membahas kesehatan mental untuk mengedukasi masyarakat Indonesia.
Meskipun telah banyak pembicaraan, sayangnya kesehatan mental masih dianggap tabu bagi beberapa orang.
Baca Juga: Waspada! Ini Dia Gejala Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Diketahui, Nomor 4 Sering Dialami
Masyarakat Indonesia masih memiliki pandangan bahwa mereka yang mengalami masalah kesehatan mental dianggap gila atau terkena pengaruh kekuatan supranatural.
Beberapa juga menganggap bahwa orang dengan masalah kejiwaan kurang memahami agama dan tidak memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan, padahal gangguan kejiwaan adalah sebuah kondisi medis yang terjadi di otak.
Meskipun edukasi tentang kesehatan mental semakin marak, belakangan muncul orang-orang yang mengklaim menderita gangguan jiwa.
Banyak yang masih bingung dalam merespon orang-orang yang mengalami depresi.
Oleh karena itu, perlu adanya pendidikan dan edukasi lebih lanjut mengenai kesehatan mental sejak dini.
Baca Juga: Cek Sekarang! Aplikasi Ini Bisa Pantau Kesehatan Mental, yang Terakhir Jangan Ditinggalkan
Apabila merasa depresi, jangan langsung memvonis diri sendiri bahwa kamu nggak punya harapan.
Tekanan mental memang nggak mudah tapi kamu pasti bisa melewatinya!
Para ahli kesehatan mental berbagi strategi untuk menjaga kesehatan mental yang dapat dicoba di rumah agar tetap bahagia, yuk simak!
1. Sediakan Waktu untuk Introspeksi Diri
Ketika satu pikiran mulai mengganggu, pertimbangkan apa yang menjadi pemicu dan apakah sudah ada solusinya.
Jika belum, anggaplah sebagai pengalaman baru untuk tumbuh dan berkembang.
2. Ekspresikan Emosi Melalui Menulis
Menulis diary atau tulisan apapun membantu kita menyelami pikiran dan perasaan terhadap situasi yang kita alami.
Menulis juga menjadi sarana eksplorasi diri ketika dilakukan secara teratur. Ingatlah, tulisan ini untuk kepentingan pribadi dan hanya akan dibaca oleh kamu sendiri.
Baca Juga: Waras dan Bahagia, 5 Kunci Menjaga Kesehatan Mental yang Mudah Dilakukan
3. Ketahui Kapan Waktu untuk Istirahat
Terkadang kita lupa memperhatikan waktu saat terlalu sibuk bekerja atau menyelesaikan tugas.
Sadarilah bahwa kita memiliki keterbatasan dalam kemampuan kita. Baik secara fisik maupun mental, kita juga membutuhkan istirahat setelah berpikir dan menjaga mood.
Sobatjuga dapat mendengarkan lagu atau lakukan hal yang kamu senangi untuk merecharge kembali energi jiwa dan raga.
4. Ingat Bahwa Kamu Punya Support System
Meminta bantuan dari orang lain bukanlah tanda kelemahan. Kamu pasti memiliki teman atau orang dekat yang akan mendukung dalam suka dan duka.
Mereka dapat menjadi tempat berbagi dan mencari solusi saat kamu membutuhkan dukungan.
Nggak hanya teman dekat atau keluarga, sekarang juga banyak komunitas bersama psikiater yang bisa jadi tempat alternatif menenangkan pikiran.
6. Hindari Hal-hal yang dapat Mengganggu Kesehatan Mental
Media sosial kadang menjadi sumber stres. Kamu dapat membatasi paparan di media sosial dengan mengikuti orang-orang yang memberikan inspirasi dan memberikan pengaruh positif pada Anda.
Kamu dapat membatasi apa yang kamu ‘konsumsi’ setiap hari supaya kamu nggak terdistraksi dengan hal-hal yang nggak penting.
Yuk kita tingkatkan kesadaran terhadap kesehatan mental, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Berbicaralah dengan keluarga, sahabat, atau temui profesional kesehatan mental untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Kamu juga dapat berbagi masalah dan kondisi kesehatan mental dengan mentor dan psikolog.***



