POJOKSATU.id - Eropa memang terkenal dengan bangunan-bangunan bersejarahnya yang keren-keren.

Tapi, pernah tidak Sobat bertanya-tanya, mwngapa di sana jarang ada bahkan tidak ada gedung tinggi seperti di Jakarta atau Singapura?

Apa karena mereka tidak suka dengan ketinggian gedung pencakar langit atau bagaimana?

Ternyata, ada beberapa alasan si balik gedung-gedung di Eropa tak banyak yang menjulang tinggi.

Baca Juga: Delapan Produk UMKM Kota Medan Diekspor ke Asia dan Eropa

Salah satunya adalah karena mereka ingin melestarikan bangunan-bangunan bersejarah yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Bayangkan saja, kalau di tengah-tengah kota Paris tiba-tiba ada gedung pencakar langit yang memblok pemandangan Menara Eiffel. Pasti tidak asyik kan?

Selain itu, ada juga faktor biaya tanah dan konstruksi yang tinggi.

Di Eropa, harga tanah itu sangat mahal, apalagi di kota-kota besar.

Maka dari iru, kalau hendak membangun gedung tinggi, harus memikirkan berulang kali soal anggaran.

Baca Juga: Lindungi Pekerja Migran, BNPT dan BP2MI, Uni Eropa dan RUSI Latih Instruktur Cegah Paham Ekstremisme Berbasis Kekerasan

Belum lagi, gedung tinggi itu butuh banyak bahan dan tenaga kerja yang berkualitas.

Tidak heran kalau gedung tinggi di Eropa itu hanya ada di beberapa tempat saja, seperti London, Frankfurt, atau Moskow.

Alasan lainnya adalah karena Eropa peduli sekali denga  lingkungan dan keberlanjutan.

Gedung tinggi tidak hanya butuh banyak bahan, tapi juga banyak energi untuk pengoprasian.

Misalnya, untuk penerangan, pendingin udara, lift, dan sebagainya. Hal ini tentu berdampak pada emisi karbon dan pemanasan global.

Jadi, Eropa lebih memilih untuk membangun gedung-gedung yang ramah lingkungan dan hemat energi.***