POJOKSATU.id - Tren membuat gambar ultra realistis dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) kembali viral di media sosial.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah konsep foto manusia yang “berinteraksi” dengan karakter kartun dalam satu frame yang terlihat sangat nyata.

Gaya ini bukan sekadar editan biasa, melainkan hasil dari prompt AI yang detail dan spesifik. Dengan teknik yang tepat, hasilnya bisa menyerupai foto profesional dengan kualitas tinggi, bahkan hingga level sinematik.

Baca Juga: ITB Perketat Etika Mahasiswa Usai Konten Lagu ‘Erika’ Viral, Literasi Digital Jadi Fokus Utama

Apa Itu Prompt AI dan Kenapa Penting?

Prompt AI adalah instruksi teks yang digunakan untuk “mengarah-kan” AI dalam menghasilkan gambar. Semakin detail prompt yang digunakan, semakin presisi pula hasil yang didapatkan.

Dalam tren ini, prompt biasanya menggabungkan beberapa elemen penting seperti:

  • Deskripsi subjek utama (manusia)

  • Karakter tambahan (kartun)

  • Ekspresi dan pose

  • Pencahayaan (lighting)

  • Gaya visual (cinematic, photorealistic, dll)

  • Detail teknis (8K, depth of field, dll)

Baca Juga: Kabar TPG Cair 15 April Disambut Guru, Namun Fakta Data Dapodik dan SKTP Jadi Penentu Utama Pencairan, Ini Strategi Aman Agar Tunjangan Tidak Tertunda

AI Apa yang Bisa Digunakan?

Untuk membuat gambar seperti ini, kamu bisa menggunakan beberapa platform populer:

  • Midjourney

  • Leonardo AI

  • DALL·E

  • Stable Diffusion

Masing-masing punya kelebihan, tapi untuk hasil ultra realistis seperti contoh, Midjourney dan Leonardo AI sering jadi pilihan utama.

Baca Juga: TPP ASN Tidak Dipotong dan Tetap Cair Tepat Waktu, Ini Penegasan Gubernur Kaltara

Contoh Prompt dari Gambar

Berikut prompt yang digunakan dalam gambar yang kamu lampirkan:

“Ultra-realistic cinematic scene of a Indonesian girl peeking from behind a slightly open old blue wooden door, surprised and happy expression, pointing inside the room. Soft dramatic lighting, shallow depth of field, high detail skin texture, natural facial features. Around the door, multiple famous cartoon-style characters standing together in a semi-realistic 3D style, expressive faces, vibrant colors, smooth textures, Pixar-quality rendering. Characters appear as friendly animated figures, perfectly blended with the real environment. Moody indoor lighting, dark background, cinematic shadows, ultra-sharp focus, photorealistic composition, 8K quality, realistic proportions, professional studio photography look.”

Baca Juga: UM-PTKIN 2026 Dibuka, Simak Jadwal Lengkap, Syarat, Biaya, dan Cara Daftarnya!

Cara Membuat Gambar Seperti Ini

  1. Pilih platform AI
    Gunakan Midjourney atau Leonardo AI untuk hasil maksimal.

  2. Masukkan prompt lengkap
    Copy prompt lalu paste ke kolom input.

  3. Atur rasio gambar
    Gunakan rasio 4:5 atau 9:16 untuk hasil lebih dramatis.

  4. Generate gambar
    Tunggu proses hingga AI menghasilkan beberapa variasi.

  5. Upscale hasil terbaik
    Pilih hasil paling bagus lalu upscale untuk kualitas tinggi.

Baca Juga: Jumlah PPPK Full Time dan Paruh Waktu Hampir Setara PNS, Tapi Status Masih Kontrak, Tuntutan Perpanjangan Mulai Menguat

Trik Anti Gagal Bikin Gambar AI

  • Gunakan kata “ultra-realistic” dan “cinematic”

  • Tambahkan detail pencahayaan seperti “soft lighting” atau “dramatic shadows”

  • Gunakan istilah fotografi seperti “depth of field”, “8K”, “studio photography”

  • Jangan terlalu singkat dalam membuat prompt

  • Hindari terlalu banyak karakter jika AI mulai error komposisi

Baca Juga: Pak Tarno Ingin Menikah Lagi di Tengah Kondisinya yang Tengah Sakit, Istri Beri Izin Demi Kebahagiaan

10 Contoh Prompt Serupa (Bisa Langsung Dipakai)

  1. “Ultra-realistic cinematic photo of a teenage boy smiling while sitting on a park bench, surrounded by friendly 3D-style characters like Mickey Mouse and Donald Duck, soft sunlight, depth of field, Pixar-style rendering, 8K”
  1. “Photorealistic scene of a girl taking selfie with SpongeBob and Patrick in a beach setting, vibrant colors, soft shadows, cinematic lighting, ultra detailed skin texture”
  1. “Ultra-realistic image of a boy opening a classroom door with Doraemon and Nobita standing beside him, expressive faces, natural lighting, high detail, 8K quality”
  1. “Cinematic photo of a child playing in a living room with Tom and Jerry, semi-realistic 3D cartoon style, soft indoor lighting, photorealistic composition”

    Baca Juga: Usulan Sekretariat ASN PPPK di Muna Tak Digubris DPRD, Aparatur Mulai Resah
  1. “Ultra-realistic portrait of a young girl laughing with Hello Kitty in a pastel room, smooth textures, soft light, depth of field, Pixar quality”
  1. “Photorealistic scene of a boy walking in the street with Minions around him, vibrant colors, cinematic shadows, ultra sharp focus, 8K”
  1. “Ultra-realistic photo of a girl studying at desk with Pikachu sitting beside her, soft warm lighting, natural expression, high detail”
  1. “Cinematic image of a boy peeking from behind a door with Scooby-Doo and Shaggy, dramatic lighting, expressive characters, ultra detailed”
  1. “Ultra-realistic scene of a child in a playground with Winnie the Pooh and friends, soft sunlight, colorful environment, photorealistic rendering”
  1. “Photorealistic cinematic portrait of a teenager standing with Spider-Man in a city alley, dramatic shadows, high detail, 8K quality”

    Baca Juga: Panglima TNI Pastikan Pasukan di Lebanon Pulang Mei 2026, Prajurit yang Terluka Segera Dipulangkan

Gambar seperti ini terasa unik karena menggabungkan dua dunia: realitas dan imajinasi. Karakter kartun yang biasanya hanya ada di layar, seolah hadir di dunia nyata.

Selain itu, hasilnya juga sangat personal. Banyak orang menggunakan foto diri mereka sendiri lalu mengubahnya menjadi karya visual yang estetik dan “hidup”. ***