Jakarta, 17 September 2025 – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin pesat dan kian dekat dengan kehidupan sehari-hari. Menjawab tantangan tersebut, Asosiasi.AI bersama Institut AI Nasional, dengan dukungan penuh dari PIDI 4.0 Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menyelenggarakan workshop gratis bertajuk “The Creative Catalyst: Elevating Your Impact – Mastering AI Workflows for Smart Content and Campaign.”
Berlokasi di Gedung PIDI 4.0, Jakarta Selatan, acara yang digelar pada Rabu (17/9) ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari media digital, content creator, guru, hingga perwakilan internal Kemenperin.
AI untuk Semua: Dari Guru hingga Content Creator
Workshop ini menjadi langkah nyata untuk menjembatani kesenjangan literasi digital di masyarakat. Menurut penyelenggara, masih banyak yang menganggap AI sebagai teknologi rumit, padahal dalam praktiknya bisa membantu pekerjaan sehari-hari dengan cara sederhana.
“Bayangkan, seorang guru bisa menyusun bahan ajar lebih cepat, seorang content creator bisa membuat ide kampanye dalam hitungan menit, bahkan UMKM bisa memasarkan produknya dengan lebih efektif. Itulah kekuatan AI yang ingin kami sebarkan lewat workshop ini,” ujar Rudianto, S.Kom., M.Kom., instruktur AI dari Asosiasi.AI sekaligus keynote speaker acara.
Kolaborasi Strategis dengan PIDI 4.0 Kemenperin
Dukungan dari PIDI 4.0 Kemenperin menjadi poin penting yang menegaskan keseriusan pemerintah dalam mendorong adopsi teknologi digital. PIDI 4.0, sebagai Pusat Inovasi Digital Industri 4.0, berfungsi sebagai ekosistem yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama bertransformasi.
Kehadiran acara ini di Gedung PIDI 4.0 bukan sekadar simbolis, tetapi juga menandakan bahwa AI memang harus menjadi bagian integral dari strategi industri nasional.
Praktik Langsung, Bukan Teori Semata
Berbeda dari seminar akademis biasa, The Creative Catalyst menekankan praktik langsung. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mencoba berbagai tools AI untuk:
-
Membuat smart content dalam hitungan menit.
-
Mengatur workflow kreatif secara efisien.
-
Merancang strategi kampanye digital berbasis data.
Banyak peserta mengaku antusias karena langsung bisa merasakan manfaat teknologi ini. “Biasanya bikin konten butuh waktu lama, tapi dengan AI ternyata bisa lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas,” ungkap salah satu peserta yang berprofesi sebagai content creator.
AI: Topik Paling “In-Demand” Saat Ini
Fenomena AI memang menjadi salah satu topik paling “in-demand” di dunia teknologi global. Dari ChatGPT hingga aplikasi desain berbasis AI, tren ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari keseharian.
Asosiasi.AI berharap lewat workshop gratis ini, masyarakat tidak hanya mengenal AI sebagai buzzword, tetapi benar-benar bisa menggunakannya untuk meningkatkan produktivitas.
Komitmen Sosial dan Dampak Nyata
Kegiatan ini juga menegaskan peran sosial Asosiasi.AI dan Institut AI Nasional. Dengan membuka akses gratis, workshop ini bisa diikuti siapa saja tanpa terkendala biaya. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital harus bersifat inklusif, tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu.
“Komitmen kami jelas: AI untuk semua orang. Kami ingin masyarakat Indonesia bukan sekadar pengguna pasif, tapi juga mampu menjadi kreator dan inovator,” tegas Rudianto.
