POJOKSATU.id - Amerika Serikat (AS) menekan Arab Saudi untuk keluar dari perusahaan chip AI, Cerebras Systems.
Tekanan ini menyusul kekhawatiran AS bahwa perusahaan tersebut dapat digunakan untuk tujuan militer.
Menurut laporan Bloomberg News, Departemen Keuangan AS telah mengirim surat kepada Arab Saudi yang meminta mereka untuk menjual sahamnya di Cerebras.
Surat tersebut mengatakan bahwa kepemilikan Arab Saudi di Cerebras dapat membahayakan keamanan nasional AS.
Cerebras adalah perusahaan chip AI yang berbasis di San Jose, California.
Perusahaan ini mengembangkan chip AI terbesar di dunia, yang disebut Cerebras Wafer-Scale Engine.
Chip tersebut memiliki lebar 46.225 milimeter persegi dan memiliki 400.000 core prosesor.
Kekhawatiran AS terkait Cerebras adalah bahwa chip tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan senjata AI yang canggih.
Baca Juga: Fakta Unik Kecerdasan Buatan, Peran Penting AI Membentuk Dunia Bisnis di Era Digital
Arab Saudi adalah negara yang memiliki hubungan dekat dengan AS, tetapi juga merupakan negara yang memiliki reputasi buruk dalam hal hak asasi manusia.
Pemerintah Arab Saudi belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan AS.
Namun, perusahaan investasi Saudi, Public Investment Fund (PIF), mengatakan bahwa mereka akan terus mendukung Cerebras.***
