POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyampaikan apresiasi kepada Srikandi PLN dan Yayasan Baitul Maal PLN Banten yang bersinergi dengan Pemkab Tangerang serta RS Mayapada dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak.

Apresiasi tersebut disampaikan Wabup Intan saat peluncuran program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil rentan selama 120 hari yang digelar di GSG Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (18/12/25).

Baca Juga: BRI Konsisten Ciptakan Nilai bagi Negara dan Pemegang Saham, Bagikan Dividen Interim Tahun Buku 2025

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT PLN, khususnya melalui Srikandi PLN dan Yayasan Baitul Maal PLN Banten yang telah berkolaborasi bersama.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan RS Mayapada dalam mendukung percepatan pencegahan stunting,” ujar Intan, dikutip pojoksatu.id dari pemkabtangerang.go.id 

Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, tetapi berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Baca Juga: Target Tercapai, 24.457 Lulusan Perguruan Tinggi Lolos Magang Nasional Batch III, Tahun 2026 Bakal Dibuka Batch IV

Karena itu, pencegahan harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi, edukasi, hingga pendampingan berkelanjutan kepada ibu hamil yang berada dalam kondisi rentan.

“Kesehatan ibu hamil adalah fondasi utama lahirnya generasi yang sehat dan berdaya saing. Program PMT ini tidak hanya memberi asupan tambahan, tetapi juga edukasi gizi dan perhatian bagi ibu hamil,” jelasnya.

Ia menambahkan, tema kegiatan “Ibu Sehat, Bayi Kuat, Cegah Stunting Sejak Kehamilan” sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga: Penataan Guru Honorer 2025–2026 Dimulai! Pengabdian 5 Tahun Jadi Prioritas, Ini yang Perlu Disiapkan

Kabupaten Tangerang dalam membangun manusia yang berkualitas. Intan juga menekankan pentingnya pemanfaatan pangan lokal bergizi yang mudah dijangkau masyarakat.

“Makanan bergizi tidak selalu mahal. Bayam, sayur katuk, dan hasil kebun lainnya memiliki nilai gizi tinggi. Edukasi pemanfaatan lahan rumah untuk menanam sayuran harus terus digencarkan,” katanya.

Wabup Intan berpesan agar para ibu hamil memanfaatkan program PMT dan rutin memeriksakan kehamilan.

Ia pun berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan menginspirasi pihak lain untuk bersama-sama menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Ketua Srikandi PLN Banten, Anis Lathifa Widya, menjelaskan bahwa Srikandi PLN merupakan komunitas karyawati.

Baca Juga: Tiga Pria Ngaku Anggota Polisi Culik Pria di Bekasi, Pacar Korban Kalang Kabut

PT PLN yang tergabung dalam program Srikandi BUMN dan berfokus pada pemberdayaan perempuan serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami telah banyak berkolaborasi di Kabupaten Tangerang, baik dengan dinas terkait maupun UMKM binaan.

Kali ini kami bersinergi dengan Dinas Kesehatan untuk pencegahan stunting dengan sasaran 18 ibu hamil dari Puskesmas Bojong Nangka dan Kelapa Dua,” ungkap Anis.***