POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menggulirkan Bapenda Festival Tangsel Land 2025 sebagai ruang ekspresi dan inovasi bagi masyarakat.
Acara yang dipusatkan di area Taman NKCTHI serta Jogging Track Bintaro Jaya Exchange ini digelar pada Sabtu (6/12/2025) dan menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Kota Tangsel.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, hadir langsung membuka festival tersebut.
Baca Juga: Satgas PKH Kejar Denda Rp 38 Triliun, 71 Korporasi Sawit dan Tambang Terancam Sanksi Berat
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan tahunan, tetapi momentum memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan memperluas ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kota yang tumbuh pesat seperti Tangsel membutuhkan wadah yang mampu menghubungkan komunitas, pelaku usaha, hingga pemerintah dalam satu agenda bersama.
Festival yang digagas Bapenda ini menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari bazar UMKM, pertunjukan seni, hingga ruang konsultasi layanan pendapatan daerah.
Baca Juga: Setahun untuk Berbenah, Menkeu Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai Jika Kinerja Tak Membaik
Pengunjung tak hanya dapat menikmati ragam kuliner dan produk lokal, tetapi juga memperoleh informasi terkait program digitalisasi layanan pajak daerah yang tengah dikembangkan pemerintah.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemkot untuk mempercepat transformasi digital di sektor pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat bertransaksi dan mengakses layanan secara lebih mudah.
Benyamin menilai bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu fondasi utama ekonomi Tangsel. Melalui festival ini, pelaku usaha kecil diberi kesempatan memperluas jaringan bisnis, memperkenalkan produk, hingga meningkatkan daya saing.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diperbanyak agar pelaku UMKM memperoleh keberlanjutan usaha, terutama menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompetitif.
Di sisi lain, Bapenda juga memanfaatkan momentum festival untuk menyosialisasikan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kepatuhan dan kemudahan pembayaran pajak.
Pendekatan kreatif seperti ini dinilai mampu mendekatkan instansi pemerintah dengan warga, sekaligus membangun kesadaran bahwa pendapatan daerah menjadi modal penting bagi pembangunan Tangsel.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang memadati area kegiatan sejak pagi.
Beragam komunitas lokal turut menampilkan karya dan aktivitas mereka, membuat festival ini semakin hidup dan inklusif.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Terpadu untuk Korban Bencana di Sumatera
"Festival ini adalah ruang bersama untuk merayakan kreativitas warga kota sekaligus memperkuat kolaborasi di berbagai sektor" ujar Benyamin, dikutip pojoksatu.id dari humaskotatangsel.***
