POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, meresmikan pembukaan.

Festival Literasi Blandongan Kota Tangsel sekaligus mengukuhkan Bunda Literasi Tangsel dalam acara yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada Rabu (19/11/2025).

Acara tahunan ini dihadiri ratusan peserta, mulai dari pelajar, komunitas baca, hingga aktivis pendidikan.

Baca Juga: Rahasia Viral Kuliner Surabaya! Kombinasi Warisan Budaya dan Kreativitas Anak Muda

Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai pameran buku, stan komunitas, serta beragam lomba yang mengangkat tema literasi dan kreativitas.

Dalam sambutannya, Pilar menekankan bahwa budaya literasi harus tumbuh dari lingkungan keluarga.

Menurutnya, rumah adalah titik awal yang paling efektif dalam membiasakan anak mencintai aktivitas membaca.

Baca Juga: IPB University Jadi Sorotan ADB dalam Review Mission PRIME STeP 2025, Kemdiktisaintek Lakukan Visit

“Penguatan literasi tidak cukup hanya mengandalkan sekolah. Ini harus dibangun dari rumah. Dengan hadirnya Bunda Literasi, kami berharap gerakan membaca bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” kata Pilar.

Ia juga mengajak para pelajar Tangsel untuk tidak pernah berhenti menimba ilmu. Pilar menegaskan bahwa proses belajar tidak memiliki batasan usia dan tidak melulu dilakukan di ruang kelas.

“Belajar bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Jangan merasa cukup hanya dengan ilmu yang didapat hari ini,” ujarnya. Dilansir Pojoksatu dari Portal Berita Tangsel

Baca Juga: Polres Karawang Siagakan Personel Kawal Kunker Wakil Ketua DPR RI

Festival Literasi Blandongan tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba bedah buku, resensi, pameran buku, hingga ruang diskusi kreatif yang melibatkan pelajar dan komunitas literasi dari berbagai kecamatan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tangsel mencatat koleksi buku milik perpustakaan daerah terus bertambah.

Hingga saat ini, sudah tersedia sekitar 8.400 judul yang dapat diakses masyarakat.

Festival ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda Tangsel untuk semakin akrab dengan dunia literasi.

Sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui budaya membaca.***