POJOKSATU.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan sepanjang Selasa (18/11/2025) memicu genangan tinggi di sejumlah titik permukiman.
Intensitas hujan yang tak kunjung mereda sejak siang hari menyebabkan saluran air meluap dan merendam rumah-rumah warga.
Situasi tersebut membuat sebagian warga harus dievakuasi karena ketinggian air terus meningkat.
Baca Juga: Bocah Hampir Terseret Arus Banjir di Tangsel, Warga Sigap Lakukan Penyelamatan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan banjir dari berbagai wilayah.
Tim langsung dikerahkan untuk memantau kondisi lapangan, mengevakuasi warga yang terdampak, serta memastikan jalur aman bagi masyarakat.
Salah satu lokasi dengan kondisi cukup parah berada di Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren.
Baca Juga: HKG ke-53, PKK Jabar Mantapkan Peran Kader untuk Wujudkan Jabar Istimewa
Di perumahan tersebut, air mulai masuk ke rumah warga sejak sore hari. Beberapa penghuni, terutama anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil, harus dievakuasi menuju titik aman yang telah disiapkan BPBD.
Petugas juga memastikan warga tidak terjebak di dalam rumah mengingat arus air sempat cukup deras di beberapa blok.
"Kami langsung turun begitu menerima laporan bahwa air terus naik. Fokus utama adalah memastikan keselamatan warga," kata salah satu anggota BPBD yang berada di lokasi.
Baca Juga: Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Asusila di Balik Mobil Pelajar Terbalik di Serang
Selain evakuasi, BPBD Tangsel juga menyalurkan bantuan logistik untuk warga yang
terdampak.
Paket makanan siap saji, air minum, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya dibagikan ke posko sementara yang didirikan tidak jauh dari perumahan.
Bantuan tersebut diberikan untuk memastikan warga dapat bertahan selama masa penanganan banjir.
Warga mengaku banjir kali ini merupakan salah satu yang cukup tinggi dibandingkan kejadian-kejadian sebelumnya.
Baca Juga: AKBP Basuki Sudah Tua, Bantah Punya Hubungan Asmara dengan Dosen Dwinanda Linchia Levi yang Tewas
Beberapa rumah bahkan terendam hingga setinggi lutut orang dewasa. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa tersebut.
"Yang penting anak-anak aman dulu. Untung petugas datang cepat, jadi kami bisa segera keluar rumah," ujar salah seorang warga Perumahan Maharta.
Petugas BPBD juga melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan untuk memastikan tidak ada warga yang terisolasi.
Baca Juga: Cuaca Buruk dan Status Awas Semeru, 137 Pendaki Dilarang Turun dari Ranu Kumbolo Malam Ini!
Mereka terus memantau kondisi cuaca karena hujan masih berpotensi turun kembali.
Hingga malam hari, banjir di beberapa titik mulai menunjukkan tanda-tanda surut, namun pengawasan tetap dilakukan demi menghindari adanya luapan susulan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengimbau warga tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi peningkatan debit air.***
