POJOKSATU.id - Polsek Serpong kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menerapkan patroli jalan kaki di sejumlah titik keramaian.

Dua lokasi yang menjadi fokus utama adalah Pasar Serpong dan Stasiun Serpong, kawasan yang setiap hari dipadati aktivitas warga dan memiliki potensi kerawanan kejahatan cukup tinggi.

Patroli jalan kaki ini bukan sekadar bagian dari rutinitas pengawasan aparat kepolisian, tetapi menjadi strategi nyata untuk memastikan kehadiran polisi terasa lebih dekat dan responsif.

Baca Juga: Tangsel Borong 2 Penghargaan atas Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Dengan berjalan kaki, petugas dinilai lebih mudah berinteraksi langsung dengan masyarakat, sekaligus dapat mengidentifikasi potensi gangguan keamanan secara cepat dan tepat.

Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, menjelaskan bahwa pendekatan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas, khususnya yang berkaitan dengan kejahatan jalanan.

Ia menegaskan bahwa patroli humanis ini bertujuan menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.

Baca Juga: Heboh! Cacing Tanah Muncul di Piring Makan Gratis Sekolah, Begini Temuan Resminya

“Patroli jalan kaki ini adalah upaya preventif yang efektif, sekaligus mempererat hubungan kami dengan warga. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan dilindungi,” ujar Suhardono pada Jumat (14/11).

Menurut Suhardono, Pasar Serpong dan Stasiun Serpong menjadi titik prioritas lantaran rawan terhadap kejahatan 3C, yakni curas, curat, dan curanmor.

Kehadiran polisi secara langsung di tengah keramaian diharapkan dapat menurunkan potensi aksi kejahatan serta membuat para pelaku berpikir ulang sebelum bertindak.

Baca Juga: Gelar Pahlawan untuk Soeharto Panas, Bahlil Sebut: Saya Doakan Mereka Bisa Ikhlas

Selain melakukan pengawasan, petugas juga aktif memberikan imbauan keamanan kepada pedagang, pengunjung, hingga penumpang KRL.

Edukasi yang diberikan mencakup upaya menjaga barang pribadi, menghindari area sepi, serta kewaspadaan terhadap tindakan mencurigakan.

Hal menarik dari patroli ini adalah banyak warga yang memanfaatkannya untuk berdialog langsung dengan petugas.

Mereka menyampaikan keluhan, masukan, hingga kondisi-kondisi tertentu yang dianggap perlu mendapat perhatian aparat.

Suhardono berharap interaksi ini membantu polisi memahami kebutuhan warga secara lebih mendalam.

Baca Juga: Keputusan Gubernur Sulsel Pecat 2 Guru Luwu Utara, Bikin Presiden Prabowo Turun Tangan

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tetap aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.

Ia mengimbau warga untuk tidak ragu menghubungi call center Polri 110 untuk melaporkan kejadian mencurigakan atau meminta bantuan dalam kondisi darurat.

Ke depan, Polsek Serpong berencana memperluas jangkauan patroli jalan kaki ini ke sejumlah titik keramaian lainnya.

Baca Juga: Dari Vonis hingga Rehabilitasi: Kisah Pilu Dua Guru Luwu Utara yang Akhirnya Dimaafkan Negara

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat keamanan wilayah, sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Melalui pendekatan humanis, Polsek Serpong berharap rasa aman masyarakat semakin meningkat dan angka kriminalitas dapat ditekan secara signifikan.***