POJOKSATU.id -Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan mengawal kasus jatuhnya seorang siswa SMP di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang Selatan.

Korban berinisial NCA (13) dilaporkan tewas setelah terjatuh dari lantai 8 gedung sekolah pada Senin (3/11/2025).

Komisioner KPAI, Diyah Pusparini, menyampaikan bahwa lembaganya akan memastikan proses penyelidikan berjalan transparan.

Baca Juga: Heboh Gara-gara Aqua, DPR Panggil 8 Perusahaan Air Minum Sekaligus, Imbas Sumur Bor Jadi Repot!

Ia berencana mendatangi Polres Tangerang Selatan, pihak keluarga korban, serta pihak sekolah untuk meminta keterangan langsung.

“Saya akan mengawal kasusnya. Hari ini saya ke Polres Tangsel dulu, lalu ke keluarga, baru ke sekolah,” ujar Diyah saat dikonfirmasi, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, peran KPAI adalah melakukan pengawasan agar tak ada hal yang ditutupi dalam pengusutan kasus tersebut.

Baca Juga: Tampil Kencang, Pebalap Astra Honda Raih Deretan Podium di Ajang Internasional dan Nasional

“Tugas pokok dan fungsi KPAI adalah pengawasan. Kami ingin melihat sejauh mana prosesnya, dan memastikan semuanya diusut secara terbuka,” tegasnya.

Diyah menambahkan, pihaknya sudah menerima informasi awal terkait kejadian itu dan akan melakukan pengecekan langsung di lapangan pada Selasa (11/11/2025).

Sementara itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk guru dan penjaga sekolah.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemkot Palu Kirim Pegawai Magang ke Kementerian

“Sementara guru dan penjaga sekolah (yang diperiksa),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Kamis (7/11/2025).

Budi menyebut, penyidik Polres Tangsel juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan rekaman CCTV yang berada di lokasi sekolah.

Namun hingga kini, penyebab pasti korban terjatuh masih dalam penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, mengatakan bahwa korban sempat ditemukan masih hidup sebelum akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

“Kami masih dalam proses penyelidikan. Korban sempat hidup setelah terjatuh, namun kondisinya kritis dan meninggal dunia di rumah sakit,” jelasnya.

Baca Juga: 1.499 PPPK Paruh Waktu Pemprov Kepri Resmi Terima SK di Hari Pahlawan

KPAI berharap, penyelidikan dapat berjalan dengan profesional dan hasilnya segera terungkap.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan anak di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi peserta didik.***