POJOKSATU.id - Tangerang Selatan termasuk salah satu contoh kota satelit yang tengah mengembangkan wisata berbasis urban dan komunitas.

Destinasi urban tourism yang dikembangkan di Tangsel ini membidik wisatawan lokal dan keluarga.

Lokasi Tangsel yang strategis ini membuatnya berpeluang besar tumbuh menjadi kota wisata alternatif yang modern, kreatif, dan ramah komunitas.

Baca Juga: Konser Rakyat HUT Banten yang ke 25 Akan Hadirkan Artis Nasional dan Ulama Ternama

Ada berbagai pilihan taman kota yang dapat ditemui Tangsel.

Misalnya saja Taman Kota BSD, wisata edukatif di kawasan Puspiptek, serta taman di pinggiran sungai seperti Jaletreng.

Selain itu ada tempat hiburan kekinian seperti AEON Mall, ICE BSD, dan berbagai kafe tematik yang sering jadi tempat hang out kalangan muda.

Baca Juga: Sosok Cantika Davinca, Penyanyi Dangdut Terlibat Kecelakaan Maut di Magetan Berujung Makan Korban Jiwa Ternyata Kelahiran 2007

Di Tangsel juga ada kawasan budaya seperti Kampung Anggrek Rawa Buntu.

Traveler yang senang berwisata kuliner juga dapat mengunjungi beraneka cafe yang di buka di sudut jalan Tangsel.

Jika mau bermain salju tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, ada Trans Snow Bintaro.

Baca Juga: Kesaksian 2 Santri Selamat Ambruknya Mushala Ponpes Al Khoziny, Orang Salat Pekerja Malah Ngecor

Tangsel juga ramah untuk wisatawan yang suka berolahraga.

Siapa yang tak kenal dengan Bintaro Loop. Lokasi ini disukai penggemar sepeda balap dan pelari.

Dan yang nggak kalah menariknya semakin menjamurnya hotel di Tangsel sebagai pertanda investor juga melihat potensi wisata di Tangsel.

Meski Tangsel telah mengembangkan berbagai tempat wisata, ada beberapa tantangan yang perlu dibenahi.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Enak di Tangerang Selatan yang Wajib Dikunjungi

Antara lain akses transportasi publik antar kawasan wisata belum optimal.

Di berbagai daerah Tangsel, seperti Ciputat, dan Pondok Cabe, kemacetan masih menjadi makanan sehari-hari karena minim transportasi umum.

Jalanan juga dirasa masih sempit di beberapa daerah.

Baca Juga: Ketua MOI Karawang Ajak TNI dan Pers Perkuat Sinergi Jaga Keutuhan Bangsa

Beberapa kali wacana pembangunan MRT dari Lebak Bulus menuju BSD digaungkan namun selalu terkendala biaya.

Terakhir kabarnya, moda transportasi apa yang akan dibangun untuk menghubungkan Kabupaten Tangerang Selatan dan Jakarta adalah dalam bentuk skytrain atau kereta gantung.

Untuk membangunnya, pemerintah bakal menggandeng pihak swasta seperti pengembang perumahan. 

Baca Juga: Bantah Bercerai dari Sabrina Chairunnisa hingga Murka ke Humas PA Jaksel, Deddy Corbuzier : Dibilang Gila Gua Enggak Peduli

Selain akses transportasi yang masih kurang, informasi destinasi masih kurang terintegrasi, serta belum terlalu kuatnya identitas pariwisata kota.

Promosi wisata Tangerang Selatan juga dinilai beberapa kalangan masih terbatas sehingga wisatawan dari luar Jabodetabek belum banyak yang tahu padahal.

Tangerang Selatan sebenarnya berpotensi menjadi destinasi wisata kota yang menarik/

Baca Juga: Lenggang Cisadane Jadi Simbol HUT ke-25 Banten, Wujud Harmoni Budaya dan Semangat Daerah

Dengan banyaknya ruang terbuka hijau, komunitas kreatif, pusat perbelanjaan, serta budaya lokal yang bisa diangkat lebih luas.

Jika melihat data dari Badan Pusat Statistik per awal tahun ini, dari seluruh daerah di Banten, berdasarkan daerah tujuan.

Tangerang Raya selalu menjadi daerah tujuan utama perjalanan wisata turis asing dan nasional di Banten.

Baca Juga: P Diddy Divonis Empat Tahun Penjara dalam Kasus Mann Act, Menangis saat Mohon Keringanan

Tapi yang menarik wisatawan yang berasal dari Kota Tangerang Selatan justru merupakan wisatawan yang paling sering menuju provinsi lain.

Jadi bisa dikatakan orang Tangsel malah lebih suka pelesir ke luar daerahnya.

Untuk itu memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk merancang strategi pariwisata yang jelas, inklusif, dan lebih berkelanjutan di Tangsel.***