POJOKSATU.id - Dr Tompi menanggapi santai demo yang dilakuan ormas di Klinik Beyoutiful Pondok Aren, Tangsel.
Klinik dr Tompi itu didemo anggota ormas karena dinilai menyalahi aturan dan tidak mempekerjakan warga lokal.
Dr Tompi pun blak-blakan terkait perihal demo yang dilakukan ratusan anggota ormas itu.
Baca Juga: Pidato Lengkap Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI, Singgung Gaya Politik Lama dan Usang
Pemilik nama asli Teuku Adifitrian itu menyatakan, sejak awal pihaknya sudah membuka komunikasi dengan perwakilan aliansi sejak 2 bulan lalu.
Saat itu dirinya menjelaskan bahwa untuk permintaan mengakomodir SDM masyarakat sekitar sejatinya sudah masuk dengan rencana awal Klinik Beyoutiful Pondok Aren.
"Saat itu permintaannya ada warga lokal yang diperkerjakan di sini. Kebetulan kata saya, kami malah ingin dokternya pun orang sini," katanya, Selasa 26 September 2023.
Karena itu, dokter kecantikan sekaligus penyanyi itu mempersilahkan jika ada dokter atau perawat di sekitar agar segera mengirimkan lamaran.
Nantinya akan dilakukan seleksi sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan dan syarat yang sudah ditetapkan.
"Saya juga buat di Instagram. Tak hanya orang Parigi yang butuh lowongan. Beberapa masuk. Dan banyak orang dari Tangsel," bebernya.
Dr Tompi menegaskan, untuk perekrutan karyawan atau tim di kliniknya sudah ditetapkan dengan sistem yang berjalan di usahanya itu.
Hal itu dilakukan untuk memudahkan tim SDM untuk menyeleksi calon karyawan.
Tompi juga menepis tudingan bahwa pembangunan kliniknya dilakukan di atas kali.
"Ketika saya datang kondisinya sudah begitu. Jadi, kalau dibilang bangun di atas saluran air, bukan saya yang bangun," jelas dia.
Baca Juga: 2 Saksi Kasus Film Asusila Kelas Bintang 'Hilang', Polisi Kesulitan Temukan 2 Pemeran Perempuan
Tompi menjelaskan, tanah yang berlokasi di Jalan Raya Jombang No. 32 Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangsel itu dulunya bekas SPBU.
"Dulu, kan, bekas pom bensin dan ini sudah begini, bukan saya yang bangun," tutur dia.
Sebelum dibeli, dirinya sampai mengecek izin pembangunan dan itu sudah mendapat izin dari dinas terkait.
Baca Juga: 2 Saksi Kasus Film Asusila Kelas Bintang 'Hilang', Polisi Kesulitan Temukan 2 Pemeran Perempuan
"Dinas pengairan yang memperbolehkan itu dibangun dengan syarat tertentu yakni membuat turap. Itu tujuannya menjaga kebersihan dan tidak menimbulkan genangan," ujarnya.
Untuk diketahui, kemarin, ratusan anggota ormas menggeruduk Klinik Beyoutiful Pondok Aren dan menudik klinik dr Tompi itu menyalahi aturan.
Massa juga menuntut pembongkaran lahan parkir yang menutupi jalur aliran kali.
Baca Juga: Kaesang Ketum PSI Itu Simsalabim Abrakadabra, seperti Pepatah Mandailing, Geli-geli Gimana gitu
Massa mengaku khawatir klinik yang berada di kawasan T Space, itu akan menimbulkan masalah saat musim hujan.
Sebab, daerah tersebut rawan terjadi banjir. Karena itu ia mendesak Pemkot Tangerang Selatan menindak tegas klinik milik dr Tompi itu.***
