POJOKSATU.id - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui keunggulan Port FC usai timnya kalah 0-2 pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu, 26 Juli 2026.

Meski gagal meraih poin, Eko menilai pertandingan melawan juara bertahan itu menjadi pengalaman penting bagi Ayam Kinantan-julukan PSMS-dalam persiapan menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.

Menurut Eko, menghadapi tim dengan kualitas seperti Port FC memberikan banyak pelajaran bagi para pemain PSMS. Dia juga mengapresiasi dukungan suporter yang hadir memberikan semangat kepada tim sepanjang pertandingan.

"Yang pertama, apresiasi buat suporter PSMS, alhamdulillah. Lawan pertama dengan tim juara tahun lalu. Laga ini sangat berharga sekali buat kita. Pertandingan pertama di pre-season, di turnamen yang luar biasa," kata Eko kepada wartawan usai pertandingan.

Baca Juga: LBH Arya Mandalika Desak Polres Karawang Periksa Ahmad Dhani Soal Izin Karaoke Masterpiece

Pelatih berusia 48 tahun itu memastikan timnya tidak akan larut dalam kekecewaan. Evaluasi segera dilakukan mengingat PSMS masih memiliki satu pertandingan penting melawan tuan rumah Persebaya Surabaya.

"Yang pasti ke depannya kita evaluasi. Kami akui keunggulan Port FC. Kita akan berbenah untuk pertandingan kedua," ujarnya.

Eko menyadari laga melawan Persebaya dipastikan tidak mudah. Selain memiliki materi pemain yang mumpuni, Bajul Ijo-julukan Persebaya-juga akan tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo.

"Tadi saya katakan kita berbenah untuk match kedua lawan Persebaya. Kita tahu Persebaya juga klub kuat, apalagi main di kandang," akunya.

Namun, dia memastikan PSMS bakal menurunkan tim terbaiknya. "Kita juga ada beberapa pemain yang perlu kita mainkan. Yang pasti pertandingan kedua nanti kita akan menampilkan komposisi pemain yang terbaik untuk melawan Persebaya," tegasnya.

Baca Juga: Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Diduga Dibunuh, Keluarga Belum Terima Ponsel dan ATM Korban

Sementara itu, bek asing PSMS Medan, Angelo Meneses, menilai laga melawan Port FC memberikan banyak pelajaran bagi tim.

Pemain asal Portugal tersebut menyebut PSMS tetap mampu memberikan perlawanan meski menghadapi salah satu tim terbaik di turnamen.

"Port memiliki pemain-pemain yang bagus, tapi kami mencoba bertarung dengan mereka. Saya rasa ada ruang yang kita mainkan dengan baik. Jadi, kita ambil pelajaran untuk ke depan. Ini pramusim, saya rasa ini berjalan baik, kami perlu melanjutkan untuk (persiapan) Liga 2," kata Meneses.

Menatap pertandingan berikutnya, Meneses mengaku antusias kembali bermain di Stadion Gelora Bung Tomo.

Baca Juga: CEK! Hasil Seleksi Magang Luar Negeri Guru SMK 2026 Diumumkan, Peserta Lolos Bersiap Berangkat ke Jerman

Menurutnya, atmosfer pertandingan di Surabaya menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh pemain PSMS.

"Tentu saja Persebaya adalah tim yang sangat bagus dengan dukungan suporter yang sangat besar. Namun bagi kami, selalu menjadi sebuah kehormatan bisa datang dan bermain di Surabaya. Kotanya bagus, stadionnya bagus, timnya juga sangat kuat, begitu juga fasilitasnya. Sebagai pemain, inilah suasana yang selalu kami inginkan," ujarnya.

Dia menambahkan, bermain di stadion yang dipenuhi suporter dan menghadapi tim-tim besar akan membantu meningkatkan kualitas permainan PSMS.

"Bermain di stadion yang penuh suporter dan menghadapi tim-tim yang sangat bagus adalah pengalaman yang membuat kami berkembang. Saya yakin pertandingan nanti akan berlangsung menarik di stadion yang luar biasa dengan dukungan banyak suporter," tambah Meneses.

Baca Juga: Catat! Jadwal Resmi TKA 2026 Jenjang SMA Sederajat, Lengkap dengan 51 Mata Pelajaran Vokasi untuk Peserta Didik SMK

Sementara itu, pada pertandingan sore tadi, Port FC tampil lebih efektif sejak menit awal. Wakil Thailand itu membuka keunggulan melalui Shimura Noboru pada menit ke-16 sebelum Al Sabhi Isham menggandakan skor pada menit ke-53.

PSMS sempat mencoba bangkit melalui sejumlah serangan balik dan pergantian pemain yang dilakukan Eko Purdjianto. Namun, lini pertahanan Port FC tampil disiplin sehingga Ayam Kinantan gagal mencetak gol balasan.

Port FC sebenarnya berpeluang memperbesar keunggulan pada menit ke-75 setelah mendapatkan hadiah penalti. Namun, eksekusi penyerang asal Brasil, Ruan Ribeiro, gagal menaklukkan penjaga gawang PSMS sehingga skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membuat PSMS Medan belum meraih poin di Grup B Piala Presiden 2026. Selanjutnya, Ayam Kinantan akan kembali tampil di Stadion Gelora Bung Tomo untuk menghadapi Persebaya Surabaya pada Rabu, 29 Juli 2026.

Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi PSMS untuk bangkit sekaligus mengukur kesiapan tim sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. ***