POJOKSATU.id - Industri suara di Indonesia semakin menunjukkan taringnya. Hal ini dibuktikan oleh Voice Institute Indonesia dengan diluncurkannya komunitas Voice People Sumatera Utara (Sumut).

Peresmian tersebut digelar melalui Workshop Voiceover dan Voice Acting yang berlangsung di Ballroom Grand Inna Hotel Medan, Sabtu (20/12/2025).

Tak tanggung-tanggung, peluncuran Voice People Sumut mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. 

Baca Juga: Sekolah Pakai e Rapor Bisa Untung Saat SNBP 2026, Kuota Siswa Eligible Nambah hingga 5 Persen di Luar Ketentuan Akreditasi

Tentunya, ini menjadi langkah strategis dalam memperluas ekosistem industri suara di luar Pulau Jawa. 

Kehadiran komunitas ini diharapkan menjadi ruang belajar, berjejaring, dan berkarya bagi masyarakat Sumatera Utara, sekaligus membuka peluang kerja baru di subsektor ekonomi kreatif berbasis suara.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Televisi dan Radio Kementerian Ekonomi Kreatif, Pupung Thariq Fadhillah, perwakilan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, Simon MP Siregar.

Baca Juga: Ultimatum Kiai Menggema, Gus Yahya Tunggu Jawaban Rais Aam 3x24 Jam

Serta 100 peserta asal Sumatera Utara yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, seperti voice talent pemula, MC, penyiar, content creator, dan pekerja kreatif lainnya.

Penampilan pembuka berupa Tarian Puak yang menggabungkan gerakan dari lima sub-suku Batak yaitu Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, dan Mandailing menjadi satu kesatuan kolosal yang menyemarakkan misi nasional dari Voice Institute Indonesia untuk menyambut talenta-talenta suara baru dari Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Pupung Thariq Fadhillah menyampaikan apresiasi atas lahirnya Voice People Sumut dan potensi besar talenta suara dari Sumatera Utara yang dikenal memiliki karakter vokal yang kuat dan khas.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Prabowo Tak Tertandingi di Pilpres 2029, Golkar Pilih Main Aman

“Kehadiran Voice People Sumut merupakan sinyal positif bahwa geliat industri kreatif tidak lagi terpusat di Jawa, tetapi telah menyebar hingga gerbang barat Indonesia." ujar Pupung. 

Ditambahkannya, Hal ini sejalan dengan visi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar utama pertumbuhan nasional yang inklusif, the new engine of growth. 

“Kami mengapresiasi Voice Institute Indonesia yang secara konsisten menjadi mitra strategis sejak tahun 2022 melalui program Wonder Voice of Indonesia. Dampak nyata telah kami lihat, membuktikan bahwa suara bukan sekadar hobi, melainkan profesi dengan nilai ekonomi tinggi,” imbuhnya. 

Baca Juga: Sebelum SNBP dan SNBT 2026, Siswa Kelas 12 Sudah Bisa Daftar ITB Lebih Awal di 27 Prodi Unggulan, Begini Caranya

Sementara itu, Founder Voice Institute Indonesia, Bimo Kusumo, menjelaskan bahwa kehadiran Voice People Sumut bertujuan mempersiapkan para talenta, khususnya pemula, agar siap dan diterima di industri voiceover secara profesional.

“Di dalam komunitas, para anggota bisa saling berbagi ilmu, ide, hingga peluang pekerjaan. Untuk mendapatkan job pertama pun bisa menjadi lebih mudah karena adanya ekosistem yang saling mendukung,” jelas Bimo.

Ia juga menambahkan bahwa Sumatera Utara menjadi wilayah ke-8 yang secara resmi memiliki komunitas Voice People, setelah Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Makassar, Aceh, dan Jakarta.

Baca Juga: Ramai Petugas MBG Pakai Kostum Power Rangers, Komisi IX Bilang Tak Relevan, Jangan Gimik, Harus Fokus pada Edukasi Gizi Anak

Bimo berharap eksistensi Voice People Sumut dapat mendorong pemanfaatan suara untuk mempromosikan kearifan lokal dan produk kreatif Sumatera Utara melalui berbagai konten audio berkualitas, mulai dari radio, podcast, audiobook, hingga sulih suara yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Seusai peluncuran komunitas Voice People Sumut, rangkaian acara dilanjutkan dengan workshop Basic Voiceover Skill yang dipimpin oleh Bimo Kusumo dan Binta Nadhila selaku Founder dan Co-founder Voice Institute Indonesia. 

Baca Juga: Pemulihan Listrik dan Subsidi bagi Korban Bencana di Sumatra, Ini Daerah yang Sudah Dijangkau PLN

Bahkan dalam workshop tersebut ada materi Voice Acting yang disampaikan oleh Euis Handayani guna memberikan pemahaman fundamental dan kesempatan praktik kemampuan sulih suara bagi para peserta.***