POJOKSATU.ID, SUMUT - Sebanyak lima kontainer berisikan jutaan surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 telah sampai di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara (Sumut), pada Selasa (29/10/2024) kemarin.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Koordinator Divisi Perencanaan Keuangan Logistik Kotaris Banurea mengatakan jika pihaknya siap mendistribusikan jutaan lembar surat suara untuk Pilkada serentak 2024 di 33 Kabupaten/Kota di Sumut.

Banurea mengatakan jika jutaan lembar surat suara tersebut awalnya di packcing dari percetakan di Cikarang Bekasi dalam lima kontainer.

Baca Juga: Dugaan Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Janggal? Said Didu sebut Kejagung Asal Tebang Pilih: Sarat Politik

Lalu yang diangkut jalur darat jalur darat menuju Pelabuhan Tanjung Periok Jakarta Utara tiba kemudian berangkat menuju Pelabuhan Belawan, Minggu (26/10/2024) lalu.

Kapal pengangkut surat suara Pilkada Sumut dan Pilkada Kabupaten/Kota se-Sumut itu akhirnya tiba di Pelabuhan Belawan, Minggu (27/10/2024). Kemudian dilakukan bongkar muat.

Didampingi Ketua KPU Medan Mutia Atiqah dan disaksikan Ketua Bawaslu Medan David Reynold serta pihak kepolisian Poldasu, Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan, KPU Sumut melakukan pelepasan logistik surat suara disalurkan ke-33 kabupaten/kota dalam 10 truk.

"Kami perkirakan Selasa kemarin (29/10/2024), sudah sampai di gudang logistik KPU Medan, Deli Serdang, Binjai dan Langkat," ungkap Banurea, Jumat (1/11/2024).

Baca Juga: 5 Fakta Kasus Impor Gula Tom Lembong, Rugikan Rp400 Miliar Kas Negara, Tapi Kok Belum Terbukti Korupsi

Pengiriman logistik pilkada ini dilaksanakan pihak ketiga include dengan percetakan. Adapun KPU Sumut dan KPU Kabupaten/Kota hanya sebagai penerima barang di masing-masing gudang.

"Jadi penanggungjawab pengiriman logistik semuanya pihak ketiga," ungkapnya serta menyampaikan meski demikian pihaknya tetap melakukan pemantauan dan pengawasan.

Setelah diterima di gudang sebanyak jumlah DPT plus cadangan 2,5 persen dari DPT masing-masing kabupaten/kota baik surat suara Pilgubsu atau Pilkada daerahnya.

Baca Juga: Prabowo dan Ridwan Kamil Ketemuan di Rumah Makan Padang, Berdiskusi Banyak Hal Sambil Guyonan, Itu Saja?

"Setelah itu baru dilaksanakan sortir lipat guna dilakukan penghitungan dan pengepakan. Dari sinilah baru diketahui surat suara rusak, demikian juga jumlahnya pas, kurang atau berlebih," ungkapnya.

Menurut Banurea, wilayah paling jauh dalam distribusi ini adalah Kepulauan Nias di mana surat suara nantinya dikirim melalui Pelabuhan Sibolga.

"Kami perkirakan sekitar tiga hari lebih seluruh surat suara ini sudah tiba di 33 kabupaten/kota se-Sumut. Kemudian dilakukan sortir lipat," ujarnya.

Sebelumnya ia juga mengutarakan sortir dan lipat surat suara akan dilangsungkan mulai awal November.

Baca Juga: Peringati Sumpah Pemuda, Bank Syariah Indonesia Gelar Lomba Konten Kebangsaan Hingga 11 November 2024 Senilai Jutaan Rupiah, Cek Persyaratannya!

"Paling lama, 2 November mulai sortir lipat surat suara di kabupaten/kota," ungkapnya.

Selain kotak suara, logistik yang telah disalurkan antara lain, bilah bilik suara, segel, tinta, dan kabeltis.

Berdasarkan laporan per 1 Oktober 2024, kabeltis dan segel sudah 100 persen tiba di 33 kabupaten/kota demikian juga tinta, dan kotak suara.

Item logistik lain seperti surat suara, daftar pemilih khusus (DPK), dan alat bantu mencoblos untuk penyandang tunanetra masih dalam proses pengiriman.

Baca Juga: Jika Laki-laki di Surga Ditemani BIDADARI, Perempuan Ditemani Apa? Bukan BIDADARA, Begini Konsep Tafsirnya

Menurut Banurea, kesiapan logistik Pilkada 2024 ini menjadi aspek penting dalam memastikan kelancaran pemilu serentak mendatang.

Ia juga mengingatkan kepada KPU kabupaten dan kota agar benar-benar melakukan pengecekan saat menerima logistik tersebut. Bila ada kekurangan segera melapor ke pihak pengadaan.

"Marilah kita bersama-sama memantau dan memonitoring pelaksanaan proses Pilkada ini untuk mencegah kesalahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Karena KPU Sumut bersama pihak terkait berkomitmen untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar demi terselenggaranya Pilkada 2024 yang jujur dan adil," tutup Banurea. ***