POJOKSATU.ID, SUMUT - Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01 Bobby Nasution mengapresiasi lawannya Edy Rahmayadi saat menjadi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) periode 2018-2023.

Bobby mengatakan selama menjadi gubernur, keterbukaan informasi publik di Sumut meningkat menjadi 5 besar di Indonesia.

Hal tersebut berkaitan dengan pertanyaan yang dibacakan moderator mengenai pelayanan publik dan birokrasi, dimana keterbukaan informasi publik diperlukan masyarakat.

Baca Juga: Sinergi Kejaksaan dan Dinas Pendidikan, Langkah Nyata Meningkatkan Martabat Profesi Guru

"Kali ini saya mau apresiasi Pak Edy Rahmayadi terkait keterbukaan dalam publik, Sumut menjadi peringkat ke 5 di Indonesia. Jika bagus akan kita pertahankan." ujar Bobby Nasution.

Ditambahkan suami Kahiyang Ayu itu jika kelak ia dan Surya terpilih akan membawa Sumut menjadi peringkat pertama dalam keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur nomor urut 02, Hasan Basri Sagala mengatakan jika keterbukaan informasi publik berdasarkan pemimpin.

Baca Juga: Daftar Instansi Sudah Umumkan Seleksi Administrasi PPPK Hingga 30 Oktober, Cek Daerahmu!

"Terimakasih Mas Bobby, dan tentunya itu berkaitan dengan SDM aparatur kita dan itu karena kepemimpinan yang baik dan leadership. Tanpa itu tak mungkin berjalan efektif," ujar Hasan Basri, yang disambut gemuruh tepuk tangan pendukungnya.

Calon Wakil Gubernur nomor urut 01, Surya pun menimpali statement Hasan Basri. 

Menurut Hasan Basri salah satu cara agar keterbukaan informasi publik dapat meningkat dengan memberi kesempatan kepada wartawan.

Baca Juga: Izinkan Lolly Berpacaran Lagi, Nikita Mirzani : Asal Jangan Sama 'Kang Semir' dan Sejenisnya

"Benar kepimpinan menjadi poin utama. Jika kami terpilih jadi Gubernur Sumut, kami akan terbuka kepada wartawan. Mereka punya hak untuk bertanya dan kami akan menjawab dengan terbuka," ujar Surya. 

Debat pertama ini membahas mengenai kebijakan pelayanan publik di Sumut. ***