POJOKSATU.ID, SIANTAR - Arus Lalu Lintas di Kota Pematangsiantar akan dialihkan pada hari ini, Kamis (12/9/2024) hingga Jumat (13/9/2024).
Hal tersebut karena Cabang olahraga Balap Sepeda Road Race Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI akan digelar pada Kamis, 12-13 September 2024.
Maka dari itu, akan ada sejumlah pengalihan arus di Kota Pematangsiantar.
Demikian dikatakan Kasat Lantas Polres Pematangsiantar Gabriellah A Gultom. Pihaknya telah melakukan persiapan matang untuk pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang akan dilalui para pebalap dari berbagai kontingen di Indonesia.
Maka dari itu, Satlantas Polres Pematangsiantar telah menyiapkan rute sepanjang 34 kilometer yang akan digunakan pembalap Sepeda Road Race.
Adapun rute yang disiapkan adalah Jalan Medan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sutomo, Jalan Sudirman, Jalan Gereja, Jalan DI. Panjaitan, Simpang Dua serta Jalan Simarimbun depan Masjid Al Hadi sebagai garis finish.
"Jalan tersebut akan ditutup untuk umum, hari Kamis 12 September 2024 mulai pukul 09:30 WIB sampai 14:00 WIB. Untuk Jumat, 13 September 2024 jalur akan ditutup pada pukul 07:30 WIB hingga pukul 10:30 WIB. Ini perlu di dipedomani," kata Gabriellah.
Ia mengimbau pada kendaraan Angkutan Berat, Angkutan Kota Dalam Provinsi dan Angkutan Kota Antar Provinsi untuk mengurangi aktivitas dan pergerakan pada saat perlombaan Balap Sepeda Road Race berlangsung.
Ia juga meminta warga Pematangsiantar dan sekitarnya untuk mematuhi arahan dari petugas di lapangan dan bekerjasama agar perhelatan PON XXI Aceh – Sumut yang digelar di Kota Pematangsiantar berjalan dengan lancar dan sukses.
“Mari kita sukseskan pelaksanaan PON XXI di Kota Pematangsiantar karena ini akan terjadi dalam waktu yang dekat. Jadi dalam momen ini mari kita lakukan yang terbaik untuk pelaksanaan PON ini,” tutur Gabriellah.
Untuk menyemarakkan event Balap Sepeda Road Race ini, Gabriellah mempersilahkan warga untuk menonton langsung pada jalur lintasan perlombaan.
“Bisa menonton dari pinggir jalan di sepanjang perlintasan sesuai rutenya, dengan catatan tidak menonton sampai ke badan jalan yang dapat berpotensi mengganggu fokus para atlet serta membahayakan diri sendiri,” tutupnya. ***

