POJOKSATU.id, MEDAN - Jelang Lebaran 2024, sejumlah pemudik yang merupakan penumpang kereta api mulai memadati stasiun besar Kota Medan.
Pantauan, Pojoksatu.id pada Sabtu (6/4/2024), para pemudik memilih lebih awal mudik untuk lebih cepat bertemu dengan keluarga di kampung halaman.
Seorang calon penumpang asal Asahan, Arif mengatakan, setiap tahun memanfaatkan mudik dengan menggunakan jasa Kereta Api karena lebih nyaman. Apalagi, untuk harga tiket juga masih relatif terjangkau.
Baca Juga: Pantau Kesiapan Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2024 di Deli Serdang, Kapolda Sumut Apresiasi Personel Polsek Pancurbatu
“Pelayanan bagus dan aman juga di stasiunnya atau di dalam gerbong. Harapannya lebih baik ke depan. Kemudian agar jadwal keberangkatan bisa lebih cepat dan lebih banyak lagi,” ujar Arif.
Menurut pekerja kebun ini, ia dan istrinya menggunakan jasa kereta api juga demi menghindari kemacetan selama perjalanan.
“Ini saya pulkan sama teman. Kalau kereta api sudah lebih aman dan nyaman. Kalau tiket perjalanan juga gadak kenaikan. Kelas ekonomi Rp27 ribu dan bisnis di atas seratus ribu,” katanya.
Baca Juga: 66 Bus Diberangkatkan Pada Program Mudik Gratis Pemprov Sumut 2024, Hassanudin Doakan Pemudik
Hal yang sama juga dikatakan calon penumpang tujuan Rantau Parapat, Nurul. Selain harga terjangkau, mudik menggunakan jasa kereta api juga fasilitas lebih baik ketimbang angkutan lainnya.
“Saya memilih kereta api karena lebih nyaman dan murah. Kalau bis itu kan berdesakan dan terkadang tidak ada AC nya. Saya memilih mudik dahulu karena kampus dah libur, dan lebih cepat pulang kampung karena ingin bukber bersama keluarga,” ucap Nurul.
Baru Terjual 45%
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin mengatakan dari total 97.707 tiket yang disediakan pada angkutan mudik lebaran, baru terjual sekitar 45 persen.
Pihaknya mengimbau bagi masyarkat yang hendak melakukan mudik dan balik segera memesan tiket secara online.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan berangkat dari stasiun Medan dan lainnya harus mengatur waktu perjalanan menuju stasiun. Karena ini sedng mulai libur dan peningkatan di ruas-ruas jalan. Minimal 1 jam sebelum keberangkatan sudah sampai,” kata Anwar.
Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang, Anwar memastikan pihak PT KAI sudah menyiapkan perjalanan kereta api tambahan mulai 31 Maret sampai 21 April 2024.
“Kami jalankan KA Sribilah Utama fakultatif melalui rute perjalanan Medan sampai Rantau Parapat. Lonjakan penumpang kami prediksi baru akan terjadi mulai H-3 sampai H-1. Mulai minggu sampai selasa terjadi peningkatan volume penmupang,” ujarnya.
Guna memaksimalkan perjalanan mudik aman dan nyaman bagi penumpang, PT KAI Divre I Sumut juga meningkatkan pelayanan maksimal.
Diantaranya penataan ruang tunggu penumpang maupun pemberian doorprize bagi penumpang yang beruntung. Selanjutnya, segi pengamanan, PT KAI juga menambah 246 petugas baik internal maupun eksternal.
Pihaknya juga lakukan pemasangan CCTV di dalam Kereta Api maupun stasiun yang menjadi rute lintasan Divre I Sumut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang dari tindakan kriminal. ***

