POJOKSATU.id, MEDAN-Pasangan calon presiden dan wakil Presiden, Anies Baswedan-Cak Imin menang telak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 042, Jalan Karya Bakti, Kecamatan Medan Johor, tempat mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mencoblos.
Di TPS ini, Edy Rahmayadi yang juga Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Anies-Cak Imin mampu membawa jagoannya unggul dari dua paslon pesaing, Prabowo Subianto-Gibran Raka Buming dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Di TPS Edy Rahmayadi, Anies Baswedan-Cak Imin menang dengan 121 suara. Sedangkan, Prabowo-Gibran dengan 76 suara atau selisih 45 suara. Dan, Ganjar-Mahfud hanya mendulang 7 suara.
Pendukung Anies Baswedan-Cak Imin yang menyaksikan penghitungan suara langsung riuh begitu surat suara terakhir Pilpres dibacakan anggota KPPS
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 042, Wiwik Sumanti menjelaskan ada 205 surat suara yang digunakan, dan satu tidak sah, karena mencoblos ketiga paslon.
"Di TPS ini ada 283 ada Daftar Pemilih Tetap atau DPT, hasil 205 surat suara yang dipakai, 204 sah dan satu yang tidak sah. Surat suara sisa ada 84 eksemplar," ujarnya, Rabu, 14 Februari 2024.
Wiwik menjelaskan penyelenggaraan pemungutan suara di TPS 042 berlangsung baik, meski diakuinya cukup membuat ketujuh KPPS grogi, karena menjadi tempat nyoblos sosok Edy Rahmayadi.
"Pasti nervous, karena kami baru pertama kali jadi KPPS, jadi perlu belajar, apalagi Pak Edy Rahmayadi kan tokoh ya," ungkapnya.
Dia juga menjelaskan perihal Edy Rahmayadi yang sempat lupa meneken lembar registrasi saat menyoblos Rabu pagi.
Baca Juga: Pantau Sejumlah TPS, Pj Gubernur Sumut Targetkan Partisipasi Pemilih Lebih dari 79%
"Karena beliau datang langsung menyapa warga dan begitu masuk ke TPS kami juga lupa memberikan registrasi. Tapi setelah itu beliau teken dan enggak ada masalah," pungkasnya. ***
