POJOKSATU.id, SUMUT - Salah satu ptogram pemerintah yang saat ini sangat membantu masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan adalah Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Maka dari itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mengajak masyarakat memanfaatkan program JKN-KIS tersebut.
Hal ini disampaikan Pj Gubernur Hassanudin usai mendampingi Presiden RI Joko Widodo bersilaturahmi dengan Peserta JKN-KIS di Tebing Tinggi.
Baca Juga: Anti Prabowo Nyapres, Fedi Nuril Trending Gegarsa Ladeni Pendukung Paslon 02 Tanpa Henti
Program ini, menurutnya banyak membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, karena terkendala masalah biaya.
"Program ini sudah banyak dirasakan masyarakat manfaatnya, yang awalnya terkendala biaya sangat terbantu lewat program ini," kata Hassanudin di GOR Asber Nasution, Tebingtinggi, Rabu (7/2/2024).
Dana yang dianggarkan pemerintah untuk bidang kesehatan sekitar Rp46 triliun per tahun. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah menjaga kesehatan masyarakatnya.
Baca Juga: Sebanyak 60% Gen Z Sudah Mantap dengan Pilihan Capres dan Cawapres
"Pemerintah sangat serius menjaga kesehatan masyarakatnya, Rp46 triliun anggaran tiap tahunnya untuk kesehatan, ini harus benar-benar maksimal pemanfaatannya dan dirasakan masyarakat luas," kata Hassanudin.
Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan, saat ini ingin memastikan anggaran tersebut diterima masyarakat. Membantu masyarakat dari sisi pembiayaan layanan kesehatan dan memperoleh fasilitas kesehatan yang baik.
"Saya itu ngecek, bener atau engga karena anggarannya gede yang digelontorkan oleh pemerintah bener-bener diterima oleh masyarakat. Bayangkan kalau kita sakit jantung, tidak ada ini (KIS), bayarnya bisa puluhan, atau ratusan juta, apalagi dibawa ke Jakarta, bisa ratusan juta," kata Jokowi.
Baca Juga: Informasi (SNPMB) Tahun 2024 untuk Mahasiswa Program Diploma dan Program Sarjana
Selain itu, Jokowi juga ingin memastikan JKN-KIS bisa dimanfaatkan masyarakat untuk semua jenis penyakit, antara lain jantung, diabetes, katarak, hipertensi dan lainnya.
Walau begitu, dia juga mengimbau agar masyarakat menjaga kesehatannya.
"Ada yang menggunakan untuk sakit jantung? Ada yang untuk cuci darah? Ada nggeh (iya)? Nggeh (iya), tidak dipungut biaya? Karena memang dari APBN Rp46 triliun," kata Jokowi.
Baca Juga: Siap-siap Pendaftaran Sekolah Kedinasan Bakal Dibuka Bulan Maret 2024
Turut hadir dalam acara ini Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Pj Walikota Tebingtinggi Syarmadani. Hadir juga Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron, tokoh masyarakat dan tokoh agama. ***

