POJOKSATU.id, KLUB PSDS Deliserdang harus menelan pil pahit dengan degradasi ke Liga 3 usai bermain imbang lawan Persikab di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 2 Februari 2024.

Pada pertandingan playoff degradasi Liga 2 itu, PSDS ketinggalan lebih dulu lewat gol pemain Persikab Azamat pada menit ke-4.

Kemudian PSDS membalas lewat gol Noriki pada menit ke-31 dan unggul kembali melalui striker asing asal Jepang itu menit ke-33.

Baca Juga: Manajemen PSDS Syok, Komdis PSSI Denda Klub Traktor Kuning Itu Rp225 Juta dan Tiga Pemain Dilarang Bertanding 6 Bulan

Skor 2-1 untuk PSDS menutup babak pertama pertandingan. Pada momen ini, peluang PSDS bisa lolos dari ancaman degradasi ke Liga 3 terbuka.

Namun, pada babak kedua, tuan rumah berhasil mengejar dan unggul lewat Sylla menit ke-50 dan Gufroni menit ke-54 yang mengubah kedudukan menjadi 3-2.

PSDS berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-71 lewat gol Yudha Febrian.

Pertandingan sempat memanas karena pemain kedua tim mendapat kartu merah dan bermain 10 lawan 10.

Baca Juga: Imbas Ricuh Lawan Semen Padang, Klub PSMS dan Nico Malau Disanksi Komdis PSSI

Namun hingga wasit meniup peluit tanpa pertandingan berakhir, skor 3-3 bertahan.

Bagi PSDS, tambahan satu poin dari hasil seri ini tidak cukup mengamankan posisi untuk bertahan di Liga 2. Pasalnya, PSPS Pekanbaru pada hari yang sama berhasil mengalahkan pemuncak klasemen grup B Nusantara FC dengan skor 2-1.

Dengan ini, maka PSDS finis di urutan ketiga dengan dengan 6 poin dari 6 kali tanding, 1 kali menang, tiga kali seri dan dua kali kalah.

Baca Juga: Bantah Tuduhan NCW soal Pencucian Uang, Raffi Ahmad : Fitnahnya Keterlaluan, Saya Percaya Allah Tidak Tidur

PSDS bersama Persikab turun ke Liga 3. Sementara Nusantara FC menutup klasemen dengan 10 poin dan PSPS dengan 9 poin. Pemuncak dan runner Grup B itu bertahan di Liga 2.

Sedangkan, dengan degradasinya PSDS, maka tim berjuluk Traktor Kuning itu jadi tim kedua asal Sumatera Utara yang harus turun tahta ke Liga 3 setelah Sada Sumut FC.

Tersisa, hanya PSMS Medan yang bertahan di Liga 2 untuk musim ini, setelah gagal mewujudkan ambisi masuk Liga 1 musim depan. ***