POJOKSATU.id, MEDAN-Skuat PSMS tak punya pilihan selain memenangkan pertandingan lawan Semen Padang di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Senin sore, 22 Januari 2024. Ini demi menjaga asa lolos ke semi final Liga 2 musim ini.

Pasalnya, saat ini, PSMS masih berada di dasar klasemen Grup X babak 12 Besar Liga 2 dengan satu poin dari tiga pertandingan, dua kali kalah dan sekali seri.

Sementara tim Semen Padang, ada di peringkat satu dengan 5 poin, disudul PSIM Yogyakarta juga 5 poin dan Persiraja di peringkat 3 dengan 3 poin.

Untuk bisa lolos, PSMS harus memenangkan tiga laga sisa di Grup X, salah satunya Semen Padang.

Baca Juga: Usai Kalah dari PSPS Riau, Zefrizal Mundur dari Jabatan Pelatih PSDS Deliserdang, Imam Faisal Jadi Caretaker

Caretaker Pelatih PSMS, Legimin Raharjo memastikan paham timnya dalam posisi rawan untuk bersaing memperebutkan tiket semifinal, kalau besok kalah dari Semen Padang.

Oleh karena itu, Legimin Raharjo telah memfokuskan timnya untuk laga besok, agar poin tidak terbuang percuma.

Apalagi, hingga saat ini PSMS belum berhasil memecahkan rekor tak pernah menang lawan tim luar Sumater Utara. Pada laga home lawan Semen Padang pekan lalu, PSMS sendiri takluk 0-2.

"Kami telah fokus pada persiapan pertandingan besok. Semua pemain dan staf kepelatihan siap memberikan kemampuan maksimal untuk meraih poin penuh dan memperbaiki hasil di Padang kemarin," ujar Legimin kepada wartawan, Senin, 21 Januari 2024.

Baca Juga: Datangi Rumah Duka dan Ikut ke Pemakaman, Irish Bella Sebut Ayah Ammar Zoni sebagai Pribadi yang Sangat Baik

Legimin juga tak ingin kembali menelan kekalahan dari Semen Padang seperti pekan lalu.

"Kami belajar dari pengalaman kemarin dan melakukan perbaikan untuk menghadapi Semen Padang. Semoga kami mendapat ridha dan berkah untuk meraih tiga poin," ucapnya.

Legenda hidup PSMS Medan itu, menambahkan PSMS bakal tampil tidak fullteam karena tiga pemain akumulasi kartu.

Selain Rahmat Ilahi yang mendapatkan akumulasi kartu (kartu merah) pada laga sebelumnya, ada dua pemain inti yang juga tak bisa turun.

Baca Juga: Prabowo di Majalengka: Yang Penting Bangsa Indonesia, Pemimpin dan Rakyat Rukun Bersatu

"Selain Rahmat Illahi (kartu merah), kami juga kehilangan Aziz Hutagalung dan Hamdi Sula akibat akumulasi. Kami berharap dukungan dan doa dari suporter serta semua pendukung PSMS," ungkap Rahardjo.

Dengan tiga pertandingan tersisa, Rahardjo menyatakan optimisme timnya. Belum adanya satu tim pun yang lolos ke semi final di Grup X hingga laga pekan ketiga lalu di 12 besar membuat timnya belum menyerah.

"Kami berusaha maksimal untuk memenangkan pertandingan demi melangkah ke babak selanjutnya. Semua tim di grup ini masih memiliki peluang, dan kami akan berjuang untuk lolos ke tahap berikutnya," tegas Legimin.

Kapten PSMS, Rachmad Hidayat menambahkan sudah melupakan pertandingan di Padang dan siap bermain maksimal.

Baca Juga: Pilpres 2024 Finish! Survei Elektabilitas Lembaga Ini Tempatkan Prabowo-Gibran di Atas 50 Persen, Ada Sosok Jokowi Bawa Pengaruh

"Kami optimis bisa meraih kemenangan di tiga pertandingan terakhir dan melangkah ke tahap selanjutnya," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Semen Padang, Delfiadri mengutarakan hal yang sama dengan PSMS. Mereka berharap meraih poin di laga away.

Tim Kabau Sirah ini membawa 28 pemain tanpa akumulasi atau cedera. "Kami serius menghadapi PSMS ini. Kami akan bekerja keras untk memenangkan pertandingan besok," ujarnya. ***