POJOKSATU.id, PANYABUNGAN— Jalan provinsi antara Jembatan Merah- Simpang Gambir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, rawan longsor akibat truk-truk over tonase.

Jalan provinsi Jembatan Merah-Simpang Gambir ini merupakan jalan kategori klas III B dan hanya bisa dilewati kendaraan berat maksimal 8,16 ton.

Namun karena jalan provinsi ini sering ‘dihajar’ atau dilalui kendaraan berat yang melebihi kapasitas atau over tonase, maka wilayah sekitar jalan dari Jembatan Merah ke Simpang Gambir, rawan longsor.

Presiden Ikatan Pemuda Mandailing (IPM) Tan Gozali Nasution turut menyoroti kendaraan atau truk over tonase yang sering melintas di jalur Jembatan Merah- Simpang Gambir ini.

Baca Juga: Perselingkuhan Dibongkar Ira Nandha Sang Istri Sah, Citilink Periksa serta Bebastugaskan Pilot dan Pramugari

“Banyak truk kelebihan tonase yang melintas di jalan ini. Kejadian sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini. Ternyata banyak truk yang melintas dengan muatan 30 ton, bahkan 40 ton yang melintas,” jelasnya kepada Pojoksatu.id, Minggu (31/12).

Menurutnya, truk over tonase ini berasal dari truk yang mengangkut CPO kelapa sawit, truk muatan kayu, truk barang-barang pengangkut kebutuhan perkebunan seperti traktor dan hal lainnya.

“Menurut cerita warga Batang Natal kepada saya, ketika lewat truk CPO, bergetar seluruh kediaman mereka. Serasa bergetar seluruh kampung itu seperti terjadi gempa,” jelas Tan Gozali Nasution.

Baca Juga: Jadi Runyam, Fans Doyoung NCT di China Ikut Kirim Truk Protes, Desak SM Entertainment Batalkan Jadwal Sang Idola di Indonesia

Menurut politisi PPP ini, truk CPO over tonase ini berasal dari perkebunan kelapa sawit milik swasta yang berlokasi di Pantai Barat Mandailing Natal.

“Tidak ada gunanya jalan itu dibangun pemerintah provinsi kalau truk pengangkut CPO itu tetap lewat di sana dengan kondisi over tonase,” jelasnya.

Kejadian melintasnya truk over tonase ini menurut Tan Gozali terkait dengan kondisi rawan longsor yang berada di wilayah Jembatan Merah ke Simpang Gambir.

Baca Juga: HM Madina Jakarta Soroti Dugaan Curang Seleksi PPPK Guru Mandailing Natal 2023, Ajak Masyarakat Dukung Guru Honorer

“Kendaraan over tonase ini terkait dengan longsor dan kerusakan jalan. Karena getaran tanah ini terjadi seperti yang disaksikan oleh warga di sana,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian ini, dia berharap perhatian lebih dari Dinas Binamarga Provinsi Sumut dan juga Jembatan Timbang Jembatan Merah agar lebih selektif dalam melakukan penimbangan truk.

“Kita meminta kepada Plt Gubernur Sumut agar memerintahkan Dinas Bina Marga Provinsi untuk memberhentikan dan menangkap seluruh truk yang over tonase yang melintas dari Jembatan Merah ke Simpang Gambir,” ujarnya.***