POJOKSATU.id, BINJAI - Kasus pembunuhan pemilik doorsmeer akhirnya terpecahkan. Polisi berhasil menangkap 5 dari 6 karyawan yang menjadi pelaku pembunuhan sadis itu.

Dalam keterangannya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun, mengatakan bahwa kelima pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.

Adapun inisial kelima pelaku adalah MAA (17), MR (16), KZ (23), AS (17), NH (15). Satu pelaku masih DPI berinisial F (16).

Baca Juga: Gunung Sinabung Masuk Level Waspada, Ini Himbauan bagi Wisatawan yang Mau Berlibur ke Karo

Kelima pelaku yang ditangkap sudah diintrogasi oleh petugas kepolisian.

"Para pelaku ini mengatur perannya masing-masing. Otak pelaku nya yakni AS, dia yang mengajak kelima pelaku lainnya untuk membunuh korban," kata Teddy, Kamis (28/12/2023).

Ditambahkan Teddy, bahwa pelaku nekat membunuh bosnya itu karena sakit hati terhadap korban.

Baca Juga: Beredar Foto- foto Anggota Polisi dan TNI Alami Luka Buntut Ricuh Saat Pemakaman Lukas Enembe

Selanjutnya, peran dari para pelaku MAA adalah mengatur para pelaku lainnya dan memiting, serta mendorong korban.

Kemudian, pelaku MR menusuk korban berulang kali dengan menggunakan pisau, KZ memukul kepala korban dengan menggunakan besi Aspak.

AS yang menggagas perencanaan membunuh korban dan keluarganya, membekap korban pakai bantal, kemudian menindihnya dengan menggunakan besi Aspak.

Baca Juga: Telah Rilis! Daftar Nama Caleg PSI DPRD Kota Cirebon

Adapun NH, sebagai orang yang menyediakan pisau untuk menusuk korban dan F yang kini masih DPO yang mematikan saklar listrik dengan tujuan agar CCTV padam ketika mau membunuh istri korban.

"Pelaku sengaja memancing korban dengan cara menyimpan besi Aspak di kamar pelaku, kemudian korban mencari besi itu untuk menutup gerbang doorsmeer, lalu para pelaku langsung membekapnya," sebutnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dari lokasi petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa, beberapa buah besi, martil, bantal dan sejumlah pakaian yang dikenakan oleh pelaku.

Baca Juga: Di Hari Terakhir Berkunjung ke Medan, AHY Silaturahmi dengan Para Ulama

Seorang pemilik doorsmeer mobil berinisial M umur berkisar 54 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya. Diduga jadi korban pembunuhan.

Kejadian itu terjadi di Doorsmeer Maju Service Station Jalan Medan - Binjai, Kilometer 12.7, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Seorang saksi yang juga karyawan doorsmeer itu bernama Azar mengatakan ia mendengar suara teriakan minta tolong dari istri korban.

Baca Juga: Bawaslu dan KPAI Himbau Kampanye Pemilu 2024 Tidak Libatkan Anak-anak, Begini Aturannya

Kemudian Azar datang ke doorsmeer dan disana dia melihat korban telah tewas bersimbah darah.

Namun kata Azar, diduga korban dibunuh 5 karyawannya yang bertugas membersihkan kendaraan konsumen di doorsmeer. Karena pasca kejadian mereka melarikan diri.

Menurut Azar korban diduga dibunuh menggunakan alat bengkel. Setelah kejadian kata Azar, polisi langsung ke lokasi kejadian untuk proses penyelidikan. ***